04May 2009 153 Comments2,046 pembaca
Metamorfosis Kecemasan
Ibarat proses metamorfosis, kaum elite politik negeri ini sedang mengalami proses perubahan; dari ulat menjadi kepompong, hingga akhirnya menjadi kupu-kupu yang bisa terbang tinggi mencapai mega-mega. Namun, patut disayangkan, proses metamorfosis itu agaknya tak berlangsung mulus. Muncul banyak anomali politik dan demokrasi yang mencederainya. Mereka mengalami sindrom kecemasan setelah tahu bahwa kupu-kupu yang didambakannya tak bisa terbang tinggi. Wujud dan bentuknya pun tak sempurna, sehingga tampil kurang percaya diri.
Untuk mewujudkan mimpi dan harapan, “kupu-kupu” politik butuh sikap kolektif; membangun singgasana yang lebih kokoh dan kuat untuk menopang wujud dan bentuknya yang cacat itu. Maka, mereka belajar untuk bisa terbang bersama-sama mengejar kupu-kupu lain yang sudah merasa nyaman dan sanggup terbang tinggi hingga menyusup ke balik awan.
Saya tidak tahu, apakah analogi semacam itu cocok atau tidak untuk mendeskripsikan atmosfer politik yang belakangan ini mulai memancarkan aroma tak sedap. Visi dan misi kepartaian terpaksa dikorbankan agar bisa ikut menikmati remahan kue kekuasaan. Partai yang selama ini dikenal amat kental dengan ideologi berbasis isme dan nilai primordial tertentu ternyata bisa juga bermesraan dengan partai lain yang dikenal sekuler dan liberal. Jadilah adonan politik pasca-Pileg seperti sebuah permainan akrobat yang sarat kejutan dan mendebarkan. Sungguh, sebuah pemandangan yang tidak lazim.
Koalisi besar alias jumbo pun dilakukan oleh dua partai besar yang selama ini dikenal memiliki basis massa tradisional yang kuat dan fanatik. Namun, fakta politik agaknya berbicara lain. Terlepas dari kisruh DPT akibat keteledoran KPU yang dianggap abai terhadap hak politik rakyat, yang pasti pilihan politik sudah dijatuhkan. Meski KPU belum resmi mengumumkan hasilnya, partai pemenang Pemilu Legislatif 2009 juga sudah jelas bisa teraba dan diketahui.
Elite parpol jelas sangat memahami situasi dan fakta politik semacam itu. Oleh karena itu, sangat bisa dipahami kalau mereka berupaya mencari celah yang dianggap bisa menjadi jalan untuk menghadang laju sang kupu-kupu. Syukur-syukur bisa menggapai singgasana kekuasaan. Apalagi, sejarah politik kontemporer dalam dekade terakhir ini juga menunjukkan fenomena yang unik. Partai pemenang Pemilu Legislatif ternyata belum bisa menjadi jaminan bakal meraih kursi RI-1.
Nah, apakah koalisi jumbo yang menguras energi dan “libido” politik semacam itu mampu menghadang laju sang kupu-kupu yang kini bisa terbang bebas sambil mengintai pasangan yang hendak dilamarnya menjadi RI-2? Wallahu’alam bishawwab! Konon, dinamika politik di negeri ini memang amat sulit untuk diprediksi. Menjelang Pilpres agaknya masih akan muncul akrobat politik yang sarat kejutan dan mendebarkan. ***
Tulisan lain yang berkaitan:
Tulisan berjudul "Metamorfosis Kecemasan" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (4 May 2009 @ 09:09) pada kategori Opini, Politik, Refleksi dan telah dikunjungi oleh 2,046 pembaca. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Jika tertarik dengan tulisan ini, silakan di-share/bookmark melalui jejaring berikut ini:













Jan 31, 2012 @ 13:30:55
metamorfosisnya tak berjalan normal.. bukannya jadi kupu2.. eh malah jadi kelalawar
Aug 22, 2011 @ 09:25:22
sekarang yang bisa menyelesaikan tentang politik
itu hanya uang & uang…
Jun 30, 2011 @ 19:37:25
begitulah politik ….
bnyak yg berkepntingn … ujung2nya adalah uang dan uang
Jun 30, 2011 @ 15:59:34
Wowo, menarik infonya….sungguh mendalam…Thanks om..
Apr 23, 2011 @ 06:43:39
bagus menambah semangat selalu salam kenal yang semoga bermanfaat buat saya…!!!
Feb 07, 2011 @ 00:40:23
ntar pemilihan presiden berikut, jadi bingung mo milih siapa, ga ada yang bisa dipilih…hik…
Feb 09, 2011 @ 01:35:59
memang benar, tidak mudah utk memilih pemimpin yang benar2 ideal.
Jun 10, 2010 @ 13:02:19
Gambar ilustrasinya keren bgt
Jun 11, 2010 @ 19:33:24
hmmm … begitukah? sekadar nyomot dari inilah.com, kok, hehe ….
Jan 27, 2010 @ 11:12:10
semoga kedepannya jauh lebih baik, amin…..
Jan 31, 2010 @ 22:51:12
amiiin, keadaan seperti itulah yang kita harapkan, mas.
May 12, 2009 @ 10:35:58
semua hanya demi kekuasaan Pak, kalo jadi oposisi nanti tidak bisa ikut rebutan remah roti
May 12, 2009 @ 12:59:42
@tomy,
ya, ya, ya … seperti itulah yang terjadi, pak tomy.
May 10, 2009 @ 15:46:42
blog yg menarik ini ppak guru…tapi saya ndak ngerti urusan politik…jadi nggak begitu mudeng… thank dah mampir di blog pedagang web kaki lima
Baca juga tulisan terbaru jual web Rp.50ribu berjudul Jual Web Tentang Bayi
May 12, 2009 @ 12:58:43
@jual web Rp.50ribu,
sama2, makasih juga dah berkenan mampir.
May 09, 2009 @ 14:33:15
maaf mas, baru pindah hosting, komennya terhapus, saya minta maaf yah mas.
Baca juga tulisan terbaru ansyah berjudul Bikin Avatar dengan Gravatar
May 12, 2009 @ 12:44:03
@ansyah,
oh, gpp, mas ansyah, semoga setelah pindah hosting jadi lebih stabil dan normal.
May 09, 2009 @ 03:08:49
Salam
IMHO, konstelasi politik di negara kita ini terkesan unpredictable, tapi ini justru sesuai dengan pameo politik tak ada lawan atau kawan abadi semuanya berujung pada kepentingan yang akan diusung, seakan-akan jalan apapun akan ditempuh asal nguntungin, sayangnya kepentingan ini di ujung jalan jarang bahkan nyaris tak memihak rakyat, satu lagi Pakde, bahkan sebelum jadi kupu-kupu sempurna cantik dan indah kebanyakn berubah lagi jadi ulet makanya mentah terus he..he..*apa coba..
Baca juga tulisan terbaru nenyok berjudul Black Swan|Karena Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga
May 09, 2009 @ 04:13:39
@nenyok,
hehehe … duh kalau dah jadi kepmompong berubah jadi ulat lagi, duh, kapan mereka bisa terbang hingga mencapai mega2, mbak ney? haks…
May 08, 2009 @ 20:29:28
Hemmm… masih pada bingung menentukan siapa yang pantas jadi RI1 dan RI2
May 09, 2009 @ 04:12:38
@buJaNG,
mudah2an yang terpilih nanti benar2 yang terbaik buat rakyat, mas bujang!
May 08, 2009 @ 17:14:29
benar nih pak …
sebg rakyat kecil, qt hanya di buat menunggu dan beharap2 cemas ….
tapi sptny rakyat sudah cukup lelah menunggu pak
May 09, 2009 @ 04:12:07
@afwan auliyar,
mudah2an kecemasan kita berharap bisa ber-ending yang manis, mas afwan, hehe …
May 08, 2009 @ 14:11:15
kayanya nanti hanya hoax para poitisi
May 09, 2009 @ 04:11:25
@LuXsmaN,
hoax? duh, kalau memang bener, duh, entah bagaimana nasib rakyat, mas luqman!
May 08, 2009 @ 11:32:06
sepertinya apapun pasti dikorbankan demi tercapainya kekuasaan,, udah pada lupa tuh janji2 waktu kampanye..
May 09, 2009 @ 04:07:17
@emfajar,
duh, makin repot pastinya kalau janji yang mereka gembar-gemborkan dilupakan setelah dapat kekuasaan.
May 08, 2009 @ 11:24:42
perhatikan lah nasib ita para metamorfosis yang amburadulllll!!!!!!!!!!!
Baca juga tulisan terbaru jual web Rp.50ribu berjudul Jual Web Tentang Bayi
May 09, 2009 @ 04:06:32
@jual web Rp.50ribu,
hehe … iya nih, mas. meski sibuk beroalisi, para politisi seharusnya tetep bervisi kerakyatan.
May 08, 2009 @ 11:23:58
yah metamorfosisi tapi tetep jadi kepompong jelek kapan jadi kupu-kupunya????????????
May 09, 2009 @ 04:05:38
@panduan bisnis rumah tangga,
mudah2an saja, kelak jadi kupu2 yang bisa terbang tinggi, meski kepompongnya jelek, mas, hehe ….
May 08, 2009 @ 10:57:41
Oleh karena itulah pak.. wajar jika banyak yang skeptic dengan keadaan ini.. terlihat sekali hanya manisnya kekuasaan yang mereka kejar.. se isme apapun mereka.. rakyat hanya dijadikan tumbal dan batu loncatan….
Baca juga tulisan terbaru azaxs berjudul Ekspresikan Dirimu dengan BLOG!
May 09, 2009 @ 04:04:55
@azaxs,
iya, mas azaxs, yang pasti rakyat juga makin cerdas, bisa dg mudah membedakan mana politisi yang berjiwa negarawan dan mana yang bermental preman.
May 08, 2009 @ 07:22:12
Sekarang ini partai politik semakin susah ditebak arahnya, kemarin masih berseberangan, eh….hari ini sudah bermesraan. Weleh…weleh…(sambil geleng – geleng kepala)
May 09, 2009 @ 04:03:46
@Ratno38,
iya tuh, mas ratno. arah politik mereka jadi makin sulit ditebak.
May 08, 2009 @ 06:07:37
Wah, sekarang pak sawali banyak masang iklan neh.
Baca juga tulisan terbaru Muji berjudul Dapat MP3 Player dan Domain Plus Hosting Gratis
May 09, 2009 @ 04:03:03
@Muji,
walah, lagi nyoba2 kembali, mas muji, hehe …
May 08, 2009 @ 03:55:58
Siapapun yang jadi pemimpin perasaan barang makin mahal aja
May 09, 2009 @ 04:02:44
@edylaw,
wah, kalau mau dipilih rakyat, mereka tetep harus memperjuangkan rakyat agar harga barang kebutuhan sehari2 jadi murah.
May 07, 2009 @ 23:04:16
Salam ketemu kembali Mas Sawali,
Ternyata udah lama ya ngga mampir ke sini.
Numpang ikutan baca artikel tentang orang-orang politik yang sedang mengumbar ego dan mengejar impian….
Salam.
Baca juga tulisan terbaru Lambang berjudul On Friendship by Kahlil Gibran
May 09, 2009 @ 04:01:35
@Lambang,
iya nih, mas lambang. makasih banget dah berkenan mampir.
May 07, 2009 @ 22:47:13
kita lihat hasilnya besok-lah…
Baca juga tulisan terbaru ciwir berjudul Desa Wisata Kendal
May 09, 2009 @ 04:01:10
@ciwir,
hehe … iya, mas santri. semoga ber-ending yang manis buat rakyat.
May 07, 2009 @ 20:41:10
Hee..he… enak ya jadi Rakyat, kita tenang-tenang saja saat para budak politik kebingungan cari pendukung.
Yuk kita nonton mereka yang lagi pusing, di tv lagi seru-serunya loh
Baca juga tulisan terbaru rianda berjudul Paid Surveys Can Easily Be the Best Online Jobs For Teens Right Now
May 09, 2009 @ 04:00:29
@rianda,
hehehe … iya, nih, tapi ada untungnya juga, rakyat bisa melihat trik2 dan hiburan gratis seperti nonton main sulap.
May 07, 2009 @ 16:09:47
hoi hoi…Pak Sawali pasti lagi sibuk nih…
Baca juga tulisan terbaru casual cutie berjudul Dita Von Teese Make Up
May 09, 2009 @ 03:59:34
@casual cutie,
hehe .. iya, mbak cutie, sedang ada sedikit kerjaan nih. hehe …
May 07, 2009 @ 15:29:27
Begitulah politik mas, sekarang kawan, besok lawan. Segala carapun ditempuh biar si kupu-kupu bisa terjegal (apa ada kupu-2 yg terjegal?). Mudah2an saja hasilnya nanti baik, meskipun sekarang ada gontok2an… semoga… namanya juga berharap, boleh kan ya..
May 09, 2009 @ 03:58:57
@zee,
wah, boleh2 saja, mbak zee. harapan mbak zee pasti sama dg harapan jutaan rakyat yang lain yang mendambakan suasana yang kondusif.
May 07, 2009 @ 15:09:49
kaya kepompong Pak, mengalami metamorposis juga politik yaahhh…
koalisi akhirnya juga berujung pada mendukung pemerintah atau menjadi oposan…Pak Guru, cerita sedikit ttg oposan, donk
Baca juga tulisan terbaru munawar am berjudul Iframe Malware | Tamu Tak Diundang Menyerang Blog
May 09, 2009 @ 03:58:03
@munawar am,
oposan? wah, sepertinya tradisi politik di negeri ini belum mengenal oposan, mas nawar, hehe …
May 07, 2009 @ 11:03:22
persoalan ideologi partai tidak lagi menjadi dasar partai untuk memutuskan sesuatu, benar2 kepentingan kekuasaan semata yang menjadi landasan. pelajaran buruk buat rakyat, karena pada akhirnya rakyat bersikap apatis dgn lambang2, visi,misi, dan platform partai yg dipilihnya.
Baca juga tulisan terbaru Sulfikar berjudul Valkyrie
May 09, 2009 @ 03:57:21
@Sulfikar,
bisa jadi itulah perbedaan pada pra dan pascapemilu, mas fikar. menjelang pemilu mereka mengklaim partainya yang terbaik dg visi dan platform politik yang jelas. pascapemilu, gembar-gembor mereka menguap entah ke mana.
May 07, 2009 @ 09:19:59
Pemimpinnya semoga yang baik bagi bangsa, ngomong masalah koalisi sih mungkin saja, namanya juga politik kan yang ada itu kepentingan abadi, selama kepentingannya sama jadilah koalisi
Baca juga tulisan terbaru Novianto berjudul Saat bingung datang
May 09, 2009 @ 03:55:59
@Novianto,
amiiin, semoga koalisi yang mereka bangun berending yang manis buat rakyat, mas nopy.
May 06, 2009 @ 22:59:48
Entahlah, Pak. Saya sebenarnya kecewa melihat politik tanpa ideologi seperti yang dipentaskan di Republik ini. Tapi bisa apa saya?
Baca juga tulisan terbaru Moh Arif Widarto berjudul JK Lebih Cepat dan Lebih Baik
May 09, 2009 @ 03:55:24
@Moh Arif Widarto,
wah, mas arif saja kecewa, apalagi saya yang hanya rakyat biasa, mas? hehe ….
May 06, 2009 @ 21:10:17
koalisi ini jadi seperti ajang cari jodoh saja, pak. bila kita mau, si dia emoh. giliran si dia demen banget, kita belum tentu sreg. tapi sebenarnya, ajang bagi-bagi kue kekuasaan ini memang semakin menunjukkan bahwa para politisi tak benar-benar berjuang demi kemajuan bangsa dan negara. mudah-mudahan saya keliru, tapi saya seperti melihat bahwa lobi-lobi dan koalisi ini hanya semata-mata untuk menyelamatkan posisi dan muka saja ya, pak?
Baca juga tulisan terbaru marshmallow berjudul The Brightest Star
May 09, 2009 @ 03:54:54
@marshmallow,
walah, analogi mbak yulfi kok tiba2 dengan jodoh, hehehe … agaknya begitulah proses yang ditempuh politisi kita dalam bagi2 kekuasaan, mbak.
May 06, 2009 @ 21:07:51
kok kayak blognya Pakdhe Mars
Baca juga tulisan terbaru Pencerah berjudul Pengumumkan Kompetisi Fajarseraya.
May 09, 2009 @ 03:53:30
@Pencerah,
maksudnya judulnya? hehe … ini ndak ada hubungannya dg pak mars, kok.
May 06, 2009 @ 19:29:16
Aktifitas Politik tahun ini kayaknya hanya akan menyisakan konflik-konflik baru….
Baca juga tulisan terbaru ircham berjudul KOMENTA (TO) R
May 09, 2009 @ 03:52:54
@ircham,
duh, mudah2an saja ndak sampai berubah jadi konflik di akar rumput, mas ircham. biarkan politisi saja yang saling cakar2an, haks.
May 06, 2009 @ 19:14:28
saya bikin koalisi ngeblog aja
Baca juga tulisan terbaru Fajarseraya berjudul Pengumuman Pemenang Kompetisi Fajarseraya
May 09, 2009 @ 03:52:08
@Fajarseraya,
sepakat, mas, ketimbang berkoalisi politik malah bikin puyeng, haks.
May 06, 2009 @ 18:13:32
Salam kenal Pak Sawali. Membuka silaturahmi aja di dunia ngeblog ini. Terima kasih, Pak.
May 09, 2009 @ 03:51:41
@BobEcaEco,
salam kenal juga, mas bob. terima kasih kunjungan dan komentarnya.
May 06, 2009 @ 15:30:37
Baca juga tulisan terbaru dafhy berjudul Antasari azhar
May 09, 2009 @ 03:51:13
@dafhy,
iya, mas dafhy, semoga saja mereka bisa bersikap sebagai seorang negarawan.
May 06, 2009 @ 11:53:16
mudah2an angka golput tidak semakin besar, melihat tingkah elit politik seperti itu.
May 09, 2009 @ 03:50:38
@Ansyah,
wew… malah di yogya kan barusan ada kongres golput, mas ansyah, meski akhirnya dibubarkan polisi.
May 06, 2009 @ 11:42:17
sekarang ini yang penting mempertahankan ego dan kepentingan masing-masing. kita mungkin tahu jika ada beberapa pasangan capres-cawapres yang pasti tidak menang. namun karena gengsi dengan ucapan yang telah terlontar sebelumnya, tentu saja mereka tidak mau menjilat ludahnya kembali
siapapun nantinya pemimpin negeri ini, kita harapkan bisa membawa Indonesia menjadi lebih baik
Baca juga tulisan terbaru f@Rh@N berjudul Sahabat Penuh Cinta
May 09, 2009 @ 03:50:01
@f@Rh@N,
wah, farhan mengikuti perkembangan politik juga? hehe … salut deh, farhan!
May 06, 2009 @ 07:13:00
Meskipun ada raja rimba tapi kalo gak ada tarzan kira2 tertib gak tuh hutan ya, Pak?
May 09, 2009 @ 03:49:25
@dhoni,
wah, sulit juga, mas doni, situasi politik sekarang kan memang susah diprediksi.
May 06, 2009 @ 02:49:17
Kita tunggu saja beberapa hari ke depan, jakat ungkir balik semakin menarik…
Baca juga tulisan terbaru Wongbagoes berjudul Kompetisi SEO akan Segera Berakhir
May 09, 2009 @ 03:48:45
@Wongbagoes,
pastinya begitu, mas, semoga saja ber-ending yang manis buat rakyat.
May 05, 2009 @ 23:04:15
untunglah ada Golkar dan JK yang berani segera memutuskan. jadi membikin iklim politik kita jadi lebih jelas sedikit. kalo tidak, pasti peta politik sekarang tak akan jelas.
Baca juga tulisan terbaru haris berjudul Berwisata di Rumah Tuhan
May 09, 2009 @ 03:48:14
@haris,
hehe … mas haris sedang tdk memuji jk-win, kan?
May 05, 2009 @ 18:23:52
saya juga mau koalisi nih, tapi gak tahu koalisi untuk apa yah?
May 09, 2009 @ 03:47:40
@Rindu,
bagaimana kalau koalisi sama saya saja, mbak rindu? hehe … ndak perlu pakai tujuan, asal koalisi aja, haks.
May 05, 2009 @ 16:58:18
Aku nunggu hasilnya aja Pak…
wong partai2 itu masih saling ngelamar dan bertunangan…heheheheh
Baca juga tulisan terbaru Ria berjudul Would You be nice to Me?
May 09, 2009 @ 03:46:58
@Ria,
semoga setelah ke pelaminan, mereka bisa berbulan madu, mbak ria, hehe …
May 05, 2009 @ 14:46:58
Hehehe, lucu juga nonton adegan di panggung politik. Lumayan buat hiburan..
Tapi klo orang2 semacam itu mau mewakili ataupun memimpin kita, pusing juga mikirinnya..
Baca juga tulisan terbaru Adi berjudul Antasari Azhar Dicekal???
May 09, 2009 @ 03:46:28
@Adi,
hehe … sejak pemilu, bahkan ada stasiun TV yang khusus menyoroti soal2 politik, mas adi.
May 05, 2009 @ 13:49:30
Masyarakat sekarang sudah mulai pintar dan bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah
May 09, 2009 @ 03:45:49
@bisnis internet marketing,
tepat sekali, mas, sayangnya tak sedikit politisi yang masih suka jadi tukang kibul, haks.
May 05, 2009 @ 13:42:13
wah, dunia perpolitikan memang penuh kejutan, moga aja masyarakat bisa memilih dengan seobyektif mungkin, karena memang sebuah gambling tersendiri atas nasib bangsa ini kelak….
May 09, 2009 @ 03:45:11
@aziz,
iya, rakyat pasti sudah makiin cerdas, mas azis.
May 05, 2009 @ 12:57:15
Koalisi sangat diperlukan untuk membentuk mayoritas kekuatan di parlemen tapi sesungguhnya koalisi adalah bentuk ketidak PDan politisi yang kerdil nyalinya
Baca juga tulisan terbaru achmad sholeh berjudul Sembilan langkah Untuk Wujudkan Impian Kita
May 09, 2009 @ 03:44:48
@achmad sholeh,
hehe … budaya keroyokan agaknya masih dominana dalam kultur politik kita, pak.
May 05, 2009 @ 12:11:18
akhir2 ini saya malah sebel dgn tingkah laku para politisi.. pada asyik ngurusi koalisi… lihattt situ gintung… masih terlunta-lunta korban2nya… lihat korban lumpur sidoarjo.. belom kelar juga… ahhhh mereka terlalu egois dgn kepentingan mereka.. kepentingan yang mengatasnamakan reformasi.. pemerintahan yang mencintai rakyat..
Sepertinya mereka perlu membaca cerita2 keteladanan para pemimpin zaman Rasul…
May 09, 2009 @ 03:44:13
@ceznez,
iya nih, mas ces. karena sibuk ngurusi partai, rakyat jadi terabaikan, bahkan korban di depan mata pun dibiarkan tak terurus.
May 05, 2009 @ 09:46:47
Keren…
sebenarnya seberapa besar / banyak partai yang berkoalisi, tuh yang memilih tetap rakyat,
Baca juga tulisan terbaru wahyu ¢ wasaka berjudul Cuma Pengen Nanya…???
May 09, 2009 @ 03:36:37
@wahyu ¢ wasaka,
nah, ternyata suara rakyat pun bisa dipermainkan setelah jatuh ke tangan politisi, mas wahyu, hehe …
May 05, 2009 @ 08:43:29
kita tunggu aja kejutan selanjutnya..politik kita membuat hidup lebih berwarna khan?
Baca juga tulisan terbaru boyin berjudul Budaya melayani dan menghormati
May 09, 2009 @ 03:35:46
@boyin,
iya, karena bukan pelaku, kita mesti wait and see aja, mas boyin, hehe …
May 05, 2009 @ 08:39:36
libido juga punya arti yang banyak ya Pak Sawali.
yippp…casual cutie mau belajar menjahit nih Pak Sawali…
Baca juga tulisan terbaru casual cutie berjudul Dita Von Teese The Burlesque
May 09, 2009 @ 03:35:08
@casual cutie,
wew… soal libido, dah pasti mbak cutie lebih tahu, nih, hehe ….
May 05, 2009 @ 05:45:01
Menebak alur politik di Indonesia memang sesulit orang meramal kapan akan terjadi gempa bumi, Pak Sawali
Saya meski dari jauh mengamatinya dengan tetap membeli Majalah TEMPO yang tetap bisa saya dapatkan dengan cukup mudah meski tidak murah di Australia ini
Baca juga tulisan terbaru DV berjudul Domino Effect
May 09, 2009 @ 03:34:31
@DV,
wah, salut juga nih, meski berada di negeri kangguru, mas dony masih sempat juga mengikuti perkembangan politik di tanah air.
May 05, 2009 @ 01:13:50
Tiada yang pasti dalam politik kecuali kepentingan itu sendiri pak. Koalisi besar lahir dan dibangun atas banyak hal, di antaranya emosional (karena emang “musuh2″ incumbent) dan tentu saja uang. Artinya, rentan sekali pecah bin bubrah. Bahwa saat ini mereka berbicara tentang keutuhan dan kebangsaan, rasanya itu masih sangat temaram…eniwei, menuru saya, kupu2 memang harus dilawan he..he..
May 09, 2009 @ 03:33:51
@zenteguh,
kupu2 harus dilawan? hehe … mungkin sasaran akan gampang dilumpuhkan sebelum jauh terbang tinggi, mas teguh, haks.
May 05, 2009 @ 00:20:32
saya belum nyampai kalau yang kaya gini pak . . . .
paling tidak sinambi dhi tirakati kemungkinan akan menjadi berkah manfaat dunya lan akhirat.
Baca juga tulisan terbaru masnoer berjudul Memaafkan
May 09, 2009 @ 03:32:43
@masnoer,
hehe … mudah2an saja perjuangan mereka bisa membawa berkah buat rakyat, masnoer, hehe …
May 05, 2009 @ 00:10:09
Koalisi yang ada untuk menghadapi kubu SBY tampaknya lebih merupakan upaya untuk menaikkan bargaining position semata. Kalau untuk menang, kayaknya susah. Wallahu a’lam.
Baca juga tulisan terbaru racheedus berjudul Koalisi, Kuali Siti, dan Kok Lali Sih
May 09, 2009 @ 03:32:07
@racheedus,
bisa jadi bener, mas rache, terutama utk menggalang kekuatan di parlemen. di senayan mereka kan bisa main keroyok, hiks.
May 04, 2009 @ 21:51:01
Ibarat rangkaian jurus silat, manuver politik yang dilakukan elite penghamba kekuasaan saat ini cumalah gerakan kembangan untuk menipu musuh…
Yang harus diwaspadai justru serangan dengan gerakan-gerakan dasar yang sewaktu-waktu secara mendadak bisa dilancarkan untuk menyerang lawan langsung ke titik yang mematikan.
Baca juga tulisan terbaru itempoeti berjudul KPU – Komisi Pelelangan Umum
May 09, 2009 @ 03:31:22
@itempoeti,
wah, analoginya tepat banget, mas, hehe … para politisi agaknya sedang pasang kuda2 utk menerapkan jurus2 maut. saling menjerat dan menjebak.
May 04, 2009 @ 20:43:35
waduh berat banget nih artikelnya…… hehe
May 09, 2009 @ 03:30:17
@Reza Fauzi,
widih, hanya postingan begini doang kok, mas, hehe … itu pun sudah saya perpendek.
May 04, 2009 @ 19:28:29
kejutan barangkali memang seperti kupu-kupu yang keluar dari kepompongnya, namun, saya sedikit khawatir, terbangnya kupu-kupu–kalau bisa–tidak akan mulus, aral menghadang, badai melintang yang akan mengganggu kepakan sayapnya. barangkali kita tidak mudah lupa, pun tak gampang memaafkan sepertinya mendendam lebih asyik
Baca juga tulisan terbaru goop berjudul Pencet Tombol Lift
May 09, 2009 @ 03:29:43
@goop,
mendendam lebih ayik? duh, apa memang dunia politik identik dengan dendam-mendendam, mas goop?
May 04, 2009 @ 19:04:07
Kepompong tetep jadi kupu-kupu, walaupun tidak sempurna, tidak mungkin jadi jangkrik atau keong, biarpun jumbo menghadang.
Baca juga tulisan terbaru rochman berjudul Gatel bagian 1
May 09, 2009 @ 03:29:03
@rochman,
hehehe … dari sisi alamiahnya mungkin begitu, pak jai. tapi kayaknya sekarang ini dunia politik ndak lagi tumbuh dan berkembang secara alamiah.
May 04, 2009 @ 19:01:17
Namanya saja politik, apa saja bisa menjadi mungkin, dan dari yang ga masuk akal kadang menjadi masuk diakal. Tergantung siapa yang punya kuasa. Hari ini kawan, besok bisa jadi lawan… Politik oh politik… Untung aku bukan politikus, bisa2 stress kayak para caleg yang gagal itu kali ya…
Baca juga tulisan terbaru maskuncoro berjudul Review Mei 2009: Mengapa Yang Kaya Semakin Kaya?
May 09, 2009 @ 03:28:08
@maskuncoro,
betul banget mas kuncoro. agaknya dunia politik sengaja diciptakan utk mempertaruhkan kepentingan demi kepentingan.
May 04, 2009 @ 18:49:22
Pak sawali.. tapi waktunya koalisi2an, pemimpin parpol malah pada rukun, pas pemilu kemarin pada ejek2an.. hehehehehe
Baca juga tulisan terbaru Danta berjudul Melodanta Pindah Hosting
May 09, 2009 @ 03:27:18
@Danta,
itulah dinamika politik, mas danta. kawan bisa jadi lawan, lawan pun bisa jadi kawan, haks, konon sih begitu.
May 04, 2009 @ 18:44:55
karena ada musuh bersama bos
May 09, 2009 @ 03:26:41
@suwung,
karena ada musuh bersama, maka jadi ada persatuan, hehe … bukankah begitu, mas suwung?
May 04, 2009 @ 18:17:17
metamorfosis yang tercederai.. jadi ingat, dulu saya pernah sok baik hati mbantu bayi kupu-kupu yang mau keluar dari kepompongnya. alhasil, dia lahir tak sempurna. sayapnya lemah. nyeselnya ndak ketulungan. semoga tak seperti itu yang terjadi ya Pak. tapi kok saya melihat justru itulah yang terjadi. proses pemaksaan lahirnya kupu-kupu baru untuk menyemarakkan kontes kupu-kupu beberapa bulan mendatang. entahlah…
May 09, 2009 @ 03:26:13
@onabunga,
hehe … analogi mbak lintang tepat juga nih. semoga saja mereka yang memaksakan kehendak dalam proses metamorfosis ndak menyesal, hehe …
May 04, 2009 @ 16:42:00
bisa jadi itulah cara partai berbasis primordial untuk memasukkan pemikirannya ke dalam partai sekuler, membuat partai sekuler mengubah sedikit demi sedikit pemikirannya yang sekuler. Tinggal diliat adu pemikiran antara dua partai yang berbeda basis ini. Ada dua kemungkinan, bisa jadi keduanya menjadi sama-sama sekuler, ataupun sama-sama menuju ke pemikiran partai yang memiliki nilai primordial tertentu. Wallahu’alam
Baca juga tulisan terbaru sinta berjudul Kenapa Harus Melajang?
May 09, 2009 @ 03:25:10
@sinta,
wah, bisa jadi begitu. tapi kalau melihat gelagat politik belakangan ini agaknya hal2 yang bersifat politis primordial diabaikan. mereka lebih mengedepankan koalisi utk bisa mendapatkan kue kekuasaan.
May 04, 2009 @ 15:51:11
ulasan yg menarik… kupu2 skrg lagi susah cari calon RI-2 karena semua ingin jd RI-1…
Baca juga tulisan terbaru indon berjudul Soft Skill
May 09, 2009 @ 01:19:25
@indon,
iya nih, kondisi politik belakangan ini agaknya susah juga utk diprediksi, hiks.
May 04, 2009 @ 14:03:32
metamorfosis terjadi dikarenakan akan ada suatu kebutuhan dan kondisi utk lebih baik lagi….jadi bermetamorfosislah utk kebaikan..hihii
Baca juga tulisan terbaru okta sihotang berjudul Nyaris Ngedrop…
May 09, 2009 @ 00:22:05
@okta sihotang,
amiin, mudah2an saja demikian, mas okta.
May 04, 2009 @ 13:46:04
Ya…semoga saja rakyat bisa menentukan pilihannya yang terbaik. Silakan saja para politisi bikin koalisi jumbo, koalisi gajah, atau koalisi dinosaurus bengkak, semua rakyat yang akan menilai dan menentukan.
Baca juga tulisan terbaru SEPUR berjudul DEKLARASI CAPRES DAN CAWAPRES JK – WIRANTO
May 09, 2009 @ 00:21:39
@SEPUR,
wakaka … koalisi dinosaurus bengkak, haks, mas pur bisa saja nih. semoga saja rakyat tetep menjadi prioritas utama pascakoalisi.
May 04, 2009 @ 12:44:14
posting yang bagus guru..
dalam politik memang tidak ada yang abadi, selain pragmatisme dan oportunisme…lebih ironis lagi, partai-partai berbasis Islam tak lagi menunjukkan greget dakwah maupun ideologi, yang ada hanyalah politik cari kue kekuasaan…mudah2an apa yang ada pikiran saya tak menjadi kenyataan
Baca juga tulisan terbaru pensiun kaya berjudul Pendidikan dan Ekspresi Kesadaran: Refleksi HARDIKNAS 2 Mei 2009
May 09, 2009 @ 00:19:21
@pensiun kaya,
iya, mas, seperti itulah realitas politik yang sedang terjadi di negeri ini. ideologi dan platform politik agaknya dinomorsekiankan demi membangun koalisi utk bagi2 kue kekuasaan, haks.
May 04, 2009 @ 12:41:56
Lucu melihat metamorfosis2an bangsa kita saat ini: metamorfosis yang dipaksakan.
Baca juga tulisan terbaru mathematicse berjudul Saya Rindu Kamu
May 08, 2009 @ 13:34:13
@mathematicse,
hehe … metamorfosis yang dipaksakan? wah, apakah itu bisa diidentikkan dengan proses kelahiran bayi prematur, pak jupri?
May 04, 2009 @ 12:37:29
kalau mau ada perubahan yang lebih baik ya mesti ber metaforfosis, walau mungkin akan ada pro dan kontra.
Baca juga tulisan terbaru arton berjudul Menambahkan blog di MSN Webmasters Tool
May 08, 2009 @ 13:33:35
@arton,
yaps, semoga proses metamorfosisnya bagus dan lancar, mas arton.
May 04, 2009 @ 12:33:57
kita hanya bisa ber harap
May 08, 2009 @ 13:33:08
@awie,
iya, mas awie, karena bukan berada dalam posisi pengambil keputusan.
May 04, 2009 @ 12:30:33
dengan bercerainya SBY dengan JK, saya jadi tambah penasaran, pasti nanti persaingan akan ketat antara Blok S, Blok M, dan Blok J
Baca juga tulisan terbaru ridu berjudul Akhirnya Wisuda Juga..
May 08, 2009 @ 13:32:43
@ridu,
wew… di ranah politik pun ternyata ada blog S, blog M, dan blog J, hehe … mas ridu bisa saja nih!
May 04, 2009 @ 12:25:43
mari kita tunggu…
Baca juga tulisan terbaru grubik berjudul traVel kapitalizm
May 08, 2009 @ 13:32:03
@grubik,
oke!
May 04, 2009 @ 11:49:19
wahaha ilustrasinya keren pak…
semoga libido itu memiliki makna yang mencerahkan bagi semua mata yang sudah tertup ….
May 04, 2009 @ 12:35:04
@suryaden, kang surya libidonya selalu menggebu-ngebu nich ada apa yah?
May 08, 2009 @ 13:31:52
@awie,
hehehe … tunggu aja jawaban kang surya, haks.
May 08, 2009 @ 13:31:28
@suryaden,
hehe … yang itu libido apaan, mas surya?
May 04, 2009 @ 11:44:15
Metamorfosis akan memberi hasil yang lebih baik melalui proses yang dilalui dari sesuatu yang lemah menjadi kuat, buruk menjadi cantik, suram menjadi cerah, dan sebagainya.
Yang aku takutkan yang terjadi pada saat ini bukan peristiwa metamorfosis, tetapi hanya sebuah fatamorgana bagi aku dan mungkin kita rakyat bangsa ini.
Baca juga tulisan terbaru paksiman berjudul Pak Sulis
May 08, 2009 @ 13:30:53
@paksiman,
wah, repot juga itu, pak, kalau yang terjadi bukannya metamorfosis, melainkan fatamorgana, hiks. dah jelas sangat beda prosesnya.
May 04, 2009 @ 10:47:06
semoga di periode yang akan datang pemimpin negeri ini adalah pemimpin yang lebih baik
Baca juga tulisan terbaru meylya berjudul Hari Pendidikan Nasional
May 08, 2009 @ 13:30:04
@meylya,
amiiin. semoga demikian, mbak lyla.
May 04, 2009 @ 09:55:30
kita perlu metamorfosis yang baik sehingga tidak hanya sekedar seperti ritual tahunan saja
Baca juga tulisan terbaru arifudin berjudul Peta kesehatan
May 04, 2009 @ 12:35:49
@arifudin, sayak setujuk yang nih ,tapi apa iya masih ada ya kang