14Jun 2009 126 Comments3,677 pembaca
Sensasi Jakarta ala Sekolah Pinggiran
Selama tiga hari (Kamis-Sabtu, 11-13 Juni 2009) saya bersama beberapa rekan guru SMP 2 Pegandon, Kendal, mendampingi 200-an siswa kelas VIII melakukan karya wisata ke Jakarta. Tujuannya? Selain sebagai bekal penyusunan karya tulis, kami juga ingin memperkenalkan anak-anak pada sebuah kota yang mulai berubah menjadi kota megapolitan sebagai ibuka negara itu.
Jakarta dengan segenap sensasinya, selama ini memang baru sebatas dinikmati anak-anak melalui kotak ajaib bernama televisi. Maklum, sebagai sekolah pinggiran, kami memang masih sangat awam dengan daya pikat Jakarta yang berkali-kali menjadi pusat perhatian dunia dalam berbagai event itu. Tak heran jika selama dalam perjalanan yang dimulai pukul 17.00 WIB itu, anak-anak terbawa dalam sebuah sensasi yang membuat mereka tak bisa tidur. Sepertinya, mereka sengaja ingin menghitung detik demi detik perjalanan di berbagai tempat dan kota yang mereka singgahi, sehingga sepulang dari kota, mereka bisa bercerita kepada orang tua dan sahabat-sahabat di kampung halamannya.
Kekaguman mereka akan “dunia luar” dimulai ketika tiba di kompleks Masjid Dian Al Mahri pada hari Jumat pukul 04.00 WIB. Dari berbagai sumber diperoleh keterangan bahwa masjid berkubah emas yang terletak di Jalan Meruyung, Kelurahan Limo, Kecamatan Cinere, Depok, Jawa Barat itu mulai di bangun pada tahun 1999 dan diresmikan pada bulan April 2006. Masjid ini merupakan milik pribadi Hajjah Dian Djurian Maimun Al-Rasyid, seorang pengusaha dari Serang, Banten, dan pemilik Islamic Center Yayasan Dian al-Mahri. Konon, bangunan masjid ini seluas 8.000 meter persegi yang berdiri di atas lahan seluas 70 hektare.
Secara umum, arsitektur masjid mengikuti tipologi arsitektur masjid di Timur Tengah dengan ciri kubah, minaret (menara), halaman dalam (plaza), dan penggunaan detail atau hiasan dekoratif dengan elemen geometris dan obelisk, untuk memperkuat ciri keislaman para arsitekturnya. Ciri lainnya adalah gerbang masuk berupa portal dan hiasan geometris serta obelisk sebagai ornamen. Halaman dalam berukuran 45 x 57 meter dan mampu menampung 8.000 jemaah. Enam menara (minaret) berbentuk segi enam, yang melambangkan rukun iman, menjulang setinggi 40 meter. Keenam menara itu dibalut batu granit abu-abu yang diimpor dari Italia dengan ornamen melingkar. Pada puncaknya terdapat kubah berlapis mozaik emas 24 karat. Sedangkan, kubahnya mengacu pada bentuk kubah yang banyak digunakan masjid-masjid di Persia dan India. Lima kubah melambangkan rukun Islam, seluruhnya dibalut mozaik berlapis emas 24 karat yang materialnya diimpor dari Italia.
Pada bagian interiornya, ada pilar-pilar kokoh yang menjulang tinggi guna menciptakan skala ruang yang agung. Ruang masjid didominasi warna monokrom dengan unsur utama warna krem. Materialnya terbuat dari bahan marmer yang diimpor dari Turki dan Italia. Di tengah ruang, tergantung lampu yang terbuat dari kuningan berlapis emas seberat 2,7 ton, yang pengerjaannya digarap ahli dari Italia. Di sekitar masjid dibuat taman dengan penataan yang apik dan detail. Selain taman, juga dibangun rumah tinggal sang pendiri masjid dan gedung serbaguna yang menjadi tempat istirahat para pengunjung .Sedangkan untuk parkir, disiapkan lahan seluas 7.000 meter persegi yang mampu menampung kendaraan 300 bus atau 1.400 kendaraan kecil.
Kami bersama anak-anak sempat melakukan shalat Subuh berjamaah. Masjib Dian al-Mahri memang terkesan “memanjakan” kekuatan spiritual dan aktivitas rohaniah para jamaahnya. Ada kerinduan yang selalu menyusup ke dalam lorong sanubari ketika nilai rohaniah itu menyentuh ke dalam pusat kepekaan spiritual kita. Usai makan pagi, perjalanan dengan menggunakan empat armada bus itu dilanjutkan ke Jakarta pukul 07.00 WIB. Saya heran, semalaman sepertinya anak-anak tidak tidur, tetapi mereka tak pernah merasa capek dan mengantuk. Sepanjang perjalanan, selalu saja ada yang dikomentari secara khas anak-anak kampung ketika melihat objek yang baru pertama kali mereka lihat.
Monas, objek yang pertama kali kami tuju, sekitar pukul 11.00 WIB sewaktu kami tiba, dalam keadaan lengang. Tak seperti digambarkan di TV yang selalu padat dan bergemuruh dengan berbagai ritual acara-acara kenegaraan. Sayangnya, kami hanya sempat menikmati ruang museum diorama yang menggambarkan sejarah kebesaran nusantara dan menyaksikan naskah proklamasi yang dibacakan oleh Presiden I RI, Soekarno. Kami tak sempat naik ke puncak Monas dan beribadah shalat Jumat karena perjalanan yang menggunakan jasa biro ini harus secepatnya dilanjutkan ke Ancol. Tiba di Ancol, sekitar pukul 13.00 WIB, kami segera makan siang, lantas menuju ke Dunia Fantasi (Dufan).
Sebelum saya tiba di Dufan, ternyata mantan murid saya, Farhan, yang kebetulan sedang berada di Jakarta dan sudah saya kontak sebelumnya, sudah masuk lebih dahulu. Begitu saya bertemu dengannya, dia telah membaur dengan anak-anak yang diberi kelonggaran untuk menikmati berbagai jenis permainan hingga pukul 15.30. Karena anak-anak bersama rombongannya masing-masing menyebar ke berbagai jenis permainan, saya, Farhan, dan beberapa teman sempat menikmati tiga jenis permainan, yakni halilintar, kincir, dan tornado. Dua di antaranya, yakni halilintar dan tornado, konon termasuk jenis permainan yang mampu menyajikan sensasi tersendiri. Mendebarkan dan membuat jantung berdetak lebih keras. Halilintar, misalnya, dengan 6 gerbong, kereta ini akan berjalan dengan kecepatan yang sangat tinggi, lalu menikung dengan cepat dan puncaknya akan berputar dengan posisi menghadap ke tanah.
“Berani ndak, naik di barisan depan?” tantang seorang teman.
“Aha, siapa takut? Asalkan sampeyan juga siap senam jantung bersama saya, hehe ..!” jawab saya sekenanya.
Maka, setelah antre dan tiba giliran, kami jadi duduk di gerbang paling depan. Senam jantung pun dimulai. Semula pelan, tapi mendadak semakin kencang mengikuti gerbong kereta yang meluncur dengan cepat melalui jalur kereta yang didesain sedemikian rupa hingga tubuh kita menghadap ke bawah dalam posisi terbalik. Hmm … benar-benar mendebarkan; ngebut, naik turun, menikung tajam, berputar, seakan-akan mau terjun menjadi satu.
Tornado lebih dahysat dalam memicu adrenalin kecemasan. Wahana yang konon beroperasi sejak 10 juni 2007, dan diresmikan oleh Gubernur Jakarta Sutiyoso itu, dianggap sebagai wahana yang paling seram dan menegangkan, sehingga sempat muncul isu telah memakan korban jiwa. Saat berada di ketinggian tertentu, tubuh kita akan diputar selama berkali-kali dengan kecepatan tinggi seperti gasing, kemudian berhenti di ketinggian tertentu dengan wajah menghadap ke bawah. Lantas diputar lagi berkali-kali. Saya sempat merem-melek, bahkan sempat membayangkan seandainya sabuk yang saya kenakan tiba-tiba terlepas. Gila, seru, menegangkan! Inilah puncak kengerian kedua setalah Halilintar di Dunia Fantasi. Rasakan derasnya pacuan adrenalin dalam tubuh saat tubuh kita diputar, dibanting, dan meluncur turun dengan cepat. Hmm … bener-benar sensasi Jakarta yang mendebarkan bagi guru ndesa seperti saya, hehe ….
Puas menikmati Dufan, kami segera shalat ‘Asar dan Zuhur secara jama’, lantas bergegas meluncur ke kawasan “Police Academy”, tempat para stuntman asal Italy beraksi. Dalam durasi 45 menit, atraksi yang dimulai pukul 16.15 WIB itu cukup menghibur. Arena pertunjukan yang berkapasitas 4.000 penonton nyaris penuh. Sejumlah property pendukung aksi, seperti bangunan tiruan Bank, Akademi Polisi, dan Kantor security dibangun tepat di hadapan podium terbuka. Sayang, selama aksi pertunjukan tersebut berlangsung kami diminta untuk tidak merekamnya dengan kamera.
Setelah acara pembukaan melalui aksi-aksi seksi polisi perempuan yang tengah berparade, pertunjukan dimulai dengan aksi kejar-kejaran antara mobil polisi dan penjahat. Seru dan menegangkan, ditambah lagi aksi sepeda motor yang “beterbangan” melintasi podium. Aplaus pemonton makin membahana ketika menyaksikan aksi mobil penjahat dan polisi yang secara bergantian melaju secara miring dengan menggunakan dua roda sebelah kiri. Benar-benar pertunjukan yang menghibur. Anak-anak yang selama ini hanya menyaksikan aksi-aksi mendebarkan itu lewat adegan film, benar-benar bisa mereka saksikan secara nyata di depan mata.
Usai sudah kami menikmati sensasi Jakarta. Setelah mampir belanja di Cempaka Mas, perjalanan pulang pun dilanjutkan. Saya lihat anak-anak sudah merasa lelah. Suasana tampak sunyi, hanya ada beberapa siswa yang duduk di bagian belakang yang masih sempat ngobrol. Suasana makin sunyi dan hanya terdengar deru bus yang lembut setelah makan malam dan beli oleh-oleh khas Jawa Barat (nama tempatnya saya lupa, hehe …). Alhamdulillah, perjalanan dengan 4 armada bus itu pun selamat hingga tiba kembali di sekolah hari Sabtu, pukul 09.00 WIB. Sayangnya, ada beberapa siswa yang tak sempat menikmati sensasi Jakarta secara utuh karena mabuk perjalanan. ***
Tulisan lain yang berkaitan:
Tulisan berjudul "Sensasi Jakarta ala Sekolah Pinggiran" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (14 June 2009 @ 07:01) pada kategori Edukasi, Refleksi dan telah dikunjungi oleh 3,677 pembaca. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Jika tertarik dengan tulisan ini, silakan di-share/bookmark melalui jejaring berikut ini:













Aug 23, 2010 @ 11:44:27
by jabon
wah … artikelnya unik banget … makasih saya suka ini
May 01, 2010 @ 00:35:08
kenapa pak ya, hampir di setiap tempat wisata disangkutpautkan dengan dunia mistis atau sejenisnya???
bahkan semakin dipercayai oleh masyarakat…
.-= Baca juga tulisan terbaru pardi berjudul "Pawargo Batam Siap Dukung Visit Batam" =-.
Jun 18, 2009 @ 20:51:20
ah, serasa saya berada dalam salah satu armada bus bersama rombongan pak satu. seru! ternyata benar pepatah “there’s a child in every man.” tulisan ini membuktikannya.
wahana permainan memang membius, pak satu. biar penakut, saat berada di dalam theme park, saya pun tak kuasa menolak “undangan” wahana-wahana yang kelihatan menyeramkan itu. siapa yang tak suka bermain dengan loncatan adrenalin? barely noone!
perjalanan pasti selalu memperkaya pengalaman. mahal dong ikut tur begini, pak?
.-= Baca juga tulisan terbaru marshmallow berjudul Between the Two Affections =-.
Jun 19, 2009 @ 11:17:00
sepakat, mbak yulfi, hehe … anak2 memang perlu diperkenalkan dengan “dunia luar”.
Jun 17, 2009 @ 16:50:35
sepertinya 200 anak ini beberapa tahun akan ikut program urbanisasi
.
saya yakin pasti bukan idenya pak sawali buat ke jakarta ;P
.-= Baca juga tulisan terbaru novi berjudul Foto Eksklusif dalam Icip-icip Suramadu =-.
Jun 19, 2009 @ 10:47:54
widih, mudah2an setelah mereka tahu, animo utk jadi kaum urban itu berkurang, mas novi, hehe …
Jun 17, 2009 @ 03:00:41
Hebat, Pak Sawali masih berani naik tornado. Saya sudah tidak berani, Pak. Saya merasa jantung saya sudah nggak beres. Bahkan, naik kora-kora saja saya sudah tidak berani.
Anak-anak itu tentu gembira dapat berkaryawisata ke Jakarta. Zaman saya kelas III dulu acara karya wisata ke Jakarta batal karena ada perselisihan guru yang jadi panitia.
Jun 19, 2009 @ 10:32:44
wakaka … otu juga karena provokasi temen2 kok, mas arif, hehe ….
Jun 17, 2009 @ 00:01:58
wah….
oleh olehnya pak….
semoga dengan liburan sejenak ini menambah daya kreatifitas dari bapak….
Amin…
terus berkarya pak…
.-= Baca juga tulisan terbaru alfaroby berjudul SMA Mojokerto menuju Pendidikan bertaraf Internasional =-.
Jun 17, 2009 @ 01:39:06
terima kasih, mas faroby. mudah2an saja demikian.
Jun 16, 2009 @ 23:32:30
g’ cemas pak naek tornado
.-= Baca juga tulisan terbaru zoel berjudul Lagi error, handbody gw olesin ke rambut =-.
Jun 17, 2009 @ 01:38:35
kalau cemasnya sih, iya, mas zoel, hehe … hanya karena provokasi temen saja yang membuat saya jadi ikut2an nekad, haks.
Jun 16, 2009 @ 22:52:25
nek moco ceritane…
sing seneng banget ketoke gurune…
dhudhu muride…
wakakakakak….
.-= Baca juga tulisan terbaru itempoeti berjudul Ronin dan Korporatisme Negara =-.
Jun 17, 2009 @ 01:37:12
walah, kok mas itempoeti tahu? keke ….
Jun 16, 2009 @ 20:08:57
KApan ya bisa keliling Jakarta… Wah semua tempat wisata dikunjungi ya pak…?
.-= Baca juga tulisan terbaru buJaNG berjudul Sekali Lagi… Maaf… =-.
Jun 17, 2009 @ 01:33:51
walah, ndak juga, kok, mas bujang, hanya 3 objek saja, kok.
Jun 16, 2009 @ 20:05:11
Hehehehehe… saya ke Jakarta paling-paling cuma lewat kalau pulang ke Jambi pak… Nggak sampai berwisata keliling Jakarta…
.-= Baca juga tulisan terbaru mamas86 berjudul Ganti Judul =-.
Jun 17, 2009 @ 01:33:00
hmmm … karena mungkin beda kepentingannya, mas bujang, hehe …
Jun 16, 2009 @ 17:18:40
jadi kepengin pak
.-= Baca juga tulisan terbaru achmad sholeh berjudul Andai saja =-.
Jun 17, 2009 @ 01:32:25
hehe … insyaallah keinginan pak sholeh bakal terwujud, pak. lebih seru lagi kalau kita ke sana beramai-ramai, hehe …
Jun 16, 2009 @ 17:15:25
hmmm…saya juga pengen banget bisa melihat langsung dari dekat mesjid yg di depok itu pak..:thumbup:

pernah sih beberapa kali ke jkt, tapi gak sempet mampir ke depok lihat mesjid itu.
kalo tornado wah bener2 menguji adrenalin. pengen lagi nyobain.
salam kenal ya pak :Shakehand:
Jun 17, 2009 @ 01:31:24
salam kenal juga, mas michael. wah, mudah2an kalau ke depok sempat mampir ke masjid dian al-mahri, mas.
Jun 16, 2009 @ 17:07:58
cuma mampir… sama mau ngiri karikaturnnya pak Sawali di inilah.com
Jun 17, 2009 @ 01:30:05
hehehe … matur nuwun, mas hery, sudah berkenan mampir.
Jun 16, 2009 @ 15:07:04
wah. ‘karya wisata’. ati2 pak. nanti kecanduan manjadi ‘kunker’, ‘studi banding’, seperti ‘wakil-wakil’ kita itu.
yang penting bermanfaat pak…
.-= Baca juga tulisan terbaru masmpep berjudul perencana pertama =-.
Jun 16, 2009 @ 16:15:39
hehe …. ini acara rutin tahunan kok, masmpep. kebetulan anak2 dibudayakan utk menyusun karya tulis berdasarkan objek yang mereka lihat.
Jun 16, 2009 @ 11:56:01
mampir lg liat foto terakir….lo…kok ilang?????????????????
.-= Baca juga tulisan terbaru casual cutie berjudul Crispin & Basilio Spring 2009: Liner, Lips and Lashes =-.
Jun 16, 2009 @ 16:14:44
hehehe … lama2 kacian juga saya, mbak, hiks. sudah kecapekan, eh, ditampilan di blog pulak!
Jun 16, 2009 @ 10:14:13
wah,..kpn ya say bisa ke sana,..pgn sie bnre,maklum rumah saya di gunung,pokoke ndesa bgt lah,..
Jun 16, 2009 @ 16:11:27
walah, sama dg saya, mas wildan, haks. kapan2 kita bareng2 ke sana, yuk!
Jun 16, 2009 @ 09:57:58
wah..saya sudah hampir setahun dijakarta, blm pernah kesono…hohohohooo
Jun 16, 2009 @ 16:10:45
cobalah datang ke sana, mas okta, coba naik wahana halilintar dan tornado, pasti akan terasa bedanya. hehe …
Jun 16, 2009 @ 07:13:09
Aku wis tau numpak tornado Pak.
Suzukine koncoku…
.-= Baca juga tulisan terbaru marsudiyanto berjudul Plus Minusnya Toleransi =-.
Jun 16, 2009 @ 16:10:01
walah, berani kecepatan berapa km/jam, pak mar?
Jun 16, 2009 @ 06:48:36
waaaa… seru bgt tuh pak!!
saya aj tkut naik trnado, nntonin org aja pas ksana… Hahahahahahahaah….
.-= Baca juga tulisan terbaru Ardy Pratama berjudul http://www.Paper-Replika.com | Paper Craft Unik =-.
Jun 16, 2009 @ 16:09:32
keke … kalau sendirian, ndak mungkin saya berani, mas ardy. karena diprovokasi temen, eh, nyali itu muncul juga, hehe …
Jun 16, 2009 @ 06:40:42
welehh..koq segitu nekadnya naik tornado pak? heueheeeu
Melihat aja sayah dah pusing..apalagi naik yah
.-= Baca juga tulisan terbaru Leah berjudul Bingung nich.. =-.
Jun 16, 2009 @ 16:08:43
itu dia, mbak leah, karena ada provokasi dari temen2 itu, keke …
Jun 16, 2009 @ 06:33:48
saya kalah dengan sampeyan pak soalnya saya nggak berani naik halilintar dan tornado
.-= Baca juga tulisan terbaru endar berjudul Alun-alun Purwokerto =-.
Jun 16, 2009 @ 16:08:16
walah, keberanian itu muncul semata-mata karena provokasi temen, mas endar, hehe … kalau ndak ada tantangan, mending noton aja sambil ngrokok, wakaka …
Jun 16, 2009 @ 06:05:15
Saya menikmati tulisannya, Pak!
Waktu SMP di Kebumen dulu, saya mengalami kisah yang persis sama dengan murid-murid Bapak karena untuk pertama kalinya saya merambah Jakarta.
Wah kalau diinget-inget ndeso tenan waktu itu
Ke Dufan, ke Monas, ke TMII, ke Planetarium semua saya nikmati sembari ‘ngowoh’ takjub saking ndesonya…
Semoga perjalanan kemarin membuat murid-murid ndak ketinggalan jaman dan gurunya ber-refreshing, Pak
.-= Baca juga tulisan terbaru DV berjudul Melbourne, Tautan Dua Masa =-.
Jun 16, 2009 @ 16:07:27
hehe … iya nih, mas don. selain dapat hiburan, semoga saja mereka ndak lupa pada tugas utamanya utk menyusun karya tulis, hiks.
Jun 16, 2009 @ 02:27:07
hehehe.. asyiik yaaaa maaas.. kedufan banyakan… roller coater sama halilintar..
Salam Sayang
.-= Baca juga tulisan terbaru KangBoed berjudul LUPA DIRI =-.
Jun 16, 2009 @ 16:06:37
hehehe .. memang ayik, kangboed. kira2 kita bisa bareng2 naik halilintar dan tornado, ndak?
Jun 16, 2009 @ 01:40:46
wah pak guru habis jalan2 yach…
Saya senang pak guru berani naik Tornado… *saya takut pak*
.-= Baca juga tulisan terbaru khairuddin syach berjudul Blog ini Sudah Versi 2.8 =-.
Jun 16, 2009 @ 16:05:57
hehe … hanya kebetulan saja pas dapat giliran ikut kok, mas khai. berani naik tornado pun gara2 diprovokasi temen2, keke …
Jun 15, 2009 @ 20:26:12
masa di jamak siy shalatnya pak…emang gak nemu mesjid ya hahahaha
Jun 15, 2009 @ 23:25:33
@imoe,
hehehe … iya nih, mas imoe, waktunya mefet banget, sehingga terpaksa memanfaatkan fasilitas bagi sang musyafir, hehe …
Jun 15, 2009 @ 20:17:17
malam bang
jujur aku tak berani naik tornado
kemaren cuma bisa manggut2 pening lalat liat orang kok mau diplintir-plintir gitu
heheheheh
.-= Baca juga tulisan terbaru attayaya berjudul Rusli Zainal Sang Visioner =-.
Jun 15, 2009 @ 23:34:01
@attayaya,
hehe … aku juga nekad aja, kok, bang atta, karena dapat tantangan dari teman itu, hiks.
Jun 15, 2009 @ 19:38:50
Pertama kali menjamah jakarta ketika masih esempe 15an tahun yang lalu..
tidak seperti poto pak sawali diatas sekarang yang sudah banyak berubah
.-= Baca juga tulisan terbaru JAUHDIMATA berjudul Tonggak Telah Mati =-.
Jun 15, 2009 @ 23:39:53
@JAUHDIMATA,
memang sudah banyak yang berubah, mas jauhdimata, apalagi jika dibandingkan dg keadaan 15 tahun yang silam.
Jun 15, 2009 @ 19:38:17
Waahhh, Selamat datang di Depok dan Jakarta Pak Sawali .. Sayah saja yang tinggal di Depok untuk Menuntut Ilmu sama sekali belum pernah main Ke Masjid Dian Al Mahri, Apalagi Ke Dufan …
.-= Baca juga tulisan terbaru masDan berjudul Indonesia Open Super Series 2009, Asa ditengah Keterpurukan =-.
Jun 15, 2009 @ 23:39:16
@masDan,
loh memang masdan tinggal di depok? hmmm … kali aja masdan sibuk terus, jadi ndak sempat jalan2, hehe …
Jun 15, 2009 @ 18:22:16
wah pak, saya belum pernah tuh pak naik wahana ternado. ntar ah kalau ke jakarta mau ikut nyobain
.-= Baca juga tulisan terbaru Taktiku berjudul Fitur Baru dari Facebook =-.
Jun 15, 2009 @ 23:38:32
@Taktiku,
bener, mas dendi, perlu dicoba juga tuh tornadonya, hehe …
Jun 15, 2009 @ 17:48:04
bagus banget ceritanya…jadi penasaran ingin datang ke Jakarta…
Jun 15, 2009 @ 23:38:06
@gajah_pesing,
walah, mas fay kan malah dah sering banget ke jakarta?
Jun 15, 2009 @ 17:42:48
Wah dari Jakarta yah ? kok nggak mampir toh pak ?
Jun 15, 2009 @ 23:37:49
@ajengkol,
loh, mbak muslimah kan tinggal di jatim, toh? hehe ..
Jun 15, 2009 @ 15:44:04
Wah jadi ingat jaman SMP, saya juga waktu SMP study tour ke jakarta pak, hehehe. Sayangnya waktu dulu saya ke sana belum ada wahana tornado Pak.
kasihan lho Pak, foto polosnya dipublikasikan di internet, hahahaha
Eh itu foto muridnya yang lagi tidur mlongo lucu deh Pak, hehehe
Jun 15, 2009 @ 23:37:22
@Generasi Patah Hati,
hmmm … sekarang sudah banyak yang berubah, mas fadhil. btw, ttg foto itu memang sengaja biar tampak ekostis dan tampil beda. tapi bener, lama2 kok kacian juga, yah!
Jun 15, 2009 @ 14:46:19
sip postingannya
salam kenal
Jun 15, 2009 @ 23:36:25
@rental mobil,
salam kenal juga, mas, makasih apresiasinya.
Jun 15, 2009 @ 14:01:04
Wakakakaka…. mas, mbok ya itu anak muridnya dikasih handuk kecil gitu loh, sampe menganga gt saking capenya.
Gimana mas waktu di CeMas, puas belanjanya? Gak sempat ketemu preman2 di simpang lampu merah situ kan mas?
Mas, dulu waktu masih muda (ehehe saya da ngaku tua nih..) main di Dufan itu hayo-2 aja, naik halilntar sampe berkali-2 antri. Tapi begitu udah masuk 25-an…. hmmm..?? Ga sanggup lagi hahahaa…
.-= Baca juga tulisan terbaru zee berjudul bye-bye fast food =-.
Jun 15, 2009 @ 23:36:05
@zee,
hehehe … malah biar tampak eksotis dan tampil beda, mbak zee, hehe … hmmm .. usia 25-an kan masih ok toh, mbak utk berhalilintar-ria?
Jun 15, 2009 @ 13:38:34
terlepas dari apa yang ada dalam kepala saya tentang beberapa hal, namun yg pasti memberi kesempatan dan membuat anak² itu senang dan bahagia adalah yg terpenting.
.-= Baca juga tulisan terbaru pakacil berjudul Bukan Cerita Lucu ! =-.
Jun 15, 2009 @ 23:34:44
@pakacil,
bener banget, pakacil. rasanya senang bersama anak2 dalam keceriaan dan kebahagiaan.
Jun 15, 2009 @ 12:11:54
hehe…agenda tahunan ya Pa’…
Kalo saya nanti rencana 3 Agustus kesana…, karena liburan penuh sesak…
.-= Baca juga tulisan terbaru masher berjudul Congratulations =-.
Jun 15, 2009 @ 23:23:06
@masher,
iya, nih, masher. wah, 3 agustus giliran masher? hmmm … semoga lancar, sukses, dan selamat perjalanannya.
Jun 15, 2009 @ 08:37:29
Mantep amat yah….moga2 suatu saat ada disney land juga
.-= Baca juga tulisan terbaru Septian berjudul Optimalkan kecepatan PC kamu untuk main game dengan Game Booster 1.0 =-.
Jun 15, 2009 @ 23:22:10
@Septian,
disneyland? doh, boro2 ke negeri amrik, ke jakarta aja dah bikin repot ortu anak2, kok, hehe …
Jun 15, 2009 @ 08:29:51
yang di mobil, ngiler…….
.-= Baca juga tulisan terbaru Negeri Hijau berjudul Jurus Baru Bisnis Online Yang Lagi Trend =-.
Jun 15, 2009 @ 23:21:19
@Negeri Hijau,
hehe … lama2 kok kasihan juga tuh, mas. tidur pulas saya ambil gambarnya terus dipajang, hiks.
Jun 15, 2009 @ 04:00:22
hehehe.. beneran yaaa.. maaaas baru pulang main ke dufaaan.. hehehe kirain guyonan ajaaaa..
Salam Sayang
Salam Rindu untukmu..
.-= Baca juga tulisan terbaru KangBoed berjudul BENTUK dan MAKNA =-.
Jun 15, 2009 @ 23:20:31
@KangBoed,
walah … kangboed bisa saja nih. ya beneran dong, hehe …
Jun 15, 2009 @ 03:05:19
keren pak, menyenangkan sekali bisa bersantai dengan para murid, semoga bisa menyegarkan buat semuanya, memang ada banyak bangunan dan rekreasi yang hebat di jakarta… dan sayangnya ya cuman di jakarta hahaha…
.-= Baca juga tulisan terbaru suryaden berjudul When it’s love =-.
Jun 15, 2009 @ 23:19:59
@suryaden,
iya, mas surya. sesekali memang diperlukan, hehe … maklum, anak2 kampung, pasti mereka senang diajak jalan2 ke ibukota, haks.
Jun 15, 2009 @ 02:52:26
pak…seru banget perjalanannya…
dulu aku waktu smp study tournya ke jogja. sekolahku nyewa 4 gerbong kereta api ekonomi…hehehehe
Yang foto terakhir itu…tega bgt pak masangnya…huhehehehehe
.-= Baca juga tulisan terbaru Ria berjudul Aku, Kamu, Kami, Kita dan Mereka =-.
Jun 15, 2009 @ 23:18:57
@Ria,
iya, nih, mbak ria. wah, lebih seru lagi kalau naik kereta ramai2 seperti mbak ria, hehe ….
Jun 15, 2009 @ 01:49:39
Selamat pak, iso tekan ngomah meneh. Mahku suk 16/17 Juni neng Bandung. Sayange aku ora melu mergo wis oleh giliran tahun wingi neng Jakarta. Hicks.
.-= Baca juga tulisan terbaru CJDW berjudul Upload gambar di Mediaqu =-.
Jun 15, 2009 @ 23:18:21
@CJDW,
hmmm … ke bandung? ah, pasti lebih menarik tuh, pak.
Jun 15, 2009 @ 01:46:18
Oleh-olehe endhi pak? Kok aku ora dikeki. Kirim imel wae yah
.-= Baca juga tulisan terbaru Wandi thok berjudul Tukang kompor blog =-.
Jun 15, 2009 @ 23:17:55
@Wandi thok,
hehe … sabar pak wandi. beneran nih, nanti kukirim lewat email aja, wakakaka …
Jun 15, 2009 @ 00:45:42
kita pun dapat membantu sekolah yang kurang mampu dengan dana dari hadiah kontes seo bertuah berhadiah 6 juta total 15 juta
.-= Baca juga tulisan terbaru attayaya dan rusli zainal berjudul Rusli Zainal Sang Visioner =-.
Jun 15, 2009 @ 23:15:04
@attayaya dan rusli zainal,
wah, info yang menarik banget nih, bang atta. makasih infonya.
Jun 15, 2009 @ 00:32:18
bukan cuman jakarta pak, sebuah sensasi luar biasa jika mendatangi kota atau kawasan yg belum pernah kita jamah….
.-= Baca juga tulisan terbaru ciwir berjudul Toleransi Ala Mataram Kuno =-.
Jun 15, 2009 @ 23:14:33
@ciwir,
bener banget, mas santri. sepakat2.
Jun 15, 2009 @ 00:08:55
foto2 nyua,, bkin aku kangen ama jakarta… huhuhu….
eh pak… Aku taruh link nya di blog ku ya….
niat x-link juuga
.-= Baca juga tulisan terbaru NoRLaNd berjudul Hp nya sayang, Hp nya malang =-.
Jun 15, 2009 @ 23:12:48
@NoRLaNd,
hehe … mas norland bisa saja nih. wah, makasih banget link-nya, mas, ntar blognya saya masukkan langsung ke google reader, yak?
Jun 14, 2009 @ 23:41:31
wah.. membaca artikel pak sawali ini spt kita ikut dalam rombongan saja ni..
komplet and runtut bgt pak…
salam kenal pak guru..
.-= Baca juga tulisan terbaru p3ny0 berjudul Belajar SEO Para Pemula =-.
Jun 15, 2009 @ 23:11:44
@p3ny0,
walah, mask iya sih, mas, biasa saja, kok.
Jun 14, 2009 @ 23:10:21
wah abis jalan2 ke Jakarta Pak? Semoga murid2nya senang ya Pak.
.-= Baca juga tulisan terbaru enggar berjudul As a Teacher =-.
Jun 15, 2009 @ 23:11:21
@enggar,
hehe … iya nih, bu enggar. alhamdulillah, anak2 terlihat senang dan ceria, bu.
Jun 14, 2009 @ 22:38:40
ngeliat kemewahan, kebesaran dan keluaaaaasan mesjid malah bikin hati ini miris
Jun 15, 2009 @ 23:10:55
@sinta,
hehe … kalau melihat banyaknya rumah ibadah yang ndak terurus, melihat masjid kubah emas memang terasa amat kontras, mbak sinta, hehe …
Jun 14, 2009 @ 21:09:23
Murid-muridku mesti baca artikel ini, jadi nggak usah ke Jakarta, sudah diceritakan lengkap dan detil. Trim pak.
Jun 15, 2009 @ 23:09:55
@rochman,
doh, jangan dong pak jai, hehe … anak2 dan pak jai pasti sudah sering ke jakarta juga.
Jun 14, 2009 @ 20:27:20
saya.. belum pernah ke dufan, pak..

.-= Baca juga tulisan terbaru morishige berjudul Film: Before Sunrise =-.
Jun 15, 2009 @ 23:08:44
@morishige,
walah, kenapa mas moris jadi ikut2an merendah begitu? hehe …
Jun 14, 2009 @ 20:19:07
ohhhh….. jakarta itu kayak gitu toh……
.-= Baca juga tulisan terbaru katakataku berjudul Jiwa yang Terjebak =-.
Jun 15, 2009 @ 23:07:29
@katakataku,
wakaka … mas kata2ku bikin saya jadi malu, hiks.
Jun 14, 2009 @ 19:41:14
asyik… asyik….
(ssst, jangan sampai tahu muridnya ya pak. Saya yang tinggal di Pekalongan lebih hapal Jakarta dibanding Semarang lho. He… he…)
Jun 15, 2009 @ 23:07:00
@Zulmasri,
wew… dah berapa kali pak zul ke jakarta sampai hafal betul dg ibukota negara itu?
Jun 14, 2009 @ 16:11:57
Saya lebih Ndesa pak… belum pernah ke Jakrta…..
hehehehe….
.-= Baca juga tulisan terbaru ircham berjudul Ruang Sahabat =-.
Jun 15, 2009 @ 23:06:26
@ircham,
widih, mas ircham kok jadi ikut2an merendah begitu, haks.
Jun 16, 2009 @ 11:21:50
@Sawali Tuhusetya, beneran kok ini, pak.. berarti ntar kalo kebetulan saya main ke jakarta, komunitas blogger ada yang mau maen ke dufan, saya ikut ajah.. hehe
Jun 16, 2009 @ 16:12:58
hmmm….. kalau temen2 dikontak duluan, pasti ada temen2 bloger yang datang bertemu, mas moris,
Jun 14, 2009 @ 15:38:40
Yaaaaaaaa, saya jadi pengen ke Dufan… belum pernah juga lho… *Duh malu2in neh…
*
.-= Baca juga tulisan terbaru mathematicse berjudul ‘Abu Nawas’ Bingung Memilih Capres =-.
Jun 15, 2009 @ 23:06:06
@mathematicse,
walah, pak jupri memang sukanya merendah sih, hehe …
Jun 14, 2009 @ 15:08:26
memang menyenangkan ketika berdarmawisata kemana pun.. Sensasinya sangat lain ketika pada lain waktu datang lagi kekota tersebut untuk mencari pekerjaan… hehehehe..
.-= Baca juga tulisan terbaru xitalho berjudul Tembang Kehidupan II =-.
Jun 15, 2009 @ 23:05:35
@xitalho,
bener banget, mas xit. beda banget antara acara karyawisata dan mengadu nasib, hehe …
Jun 14, 2009 @ 14:16:59
semoga perjalanannya mengasyikkan, dan tentunya bermanfaat
.-= Baca juga tulisan terbaru aRuL berjudul Film Ketika Cinta Bertasbih I =-.
Jun 15, 2009 @ 23:04:59
@aRuL,
amiin, alhamdulillah, perjalannnya lancar dan menyenangkan, mas arul.
Jun 14, 2009 @ 13:48:12
bagaimana rasanya naik Tornado pak?
yang saya pernah naik cuma Halilintar pas maen ke WBL, lulusan SMA dulu.
btw, photonya pas pulang nakal…..
.-= Baca juga tulisan terbaru dum berjudul Pesta Ulang Tahun =-.
Jun 15, 2009 @ 23:04:31
@dum,
duh, deg2an juga, mas deno, hehe …
Jun 14, 2009 @ 13:34:47
Waduh, bapak nggak bilang-bilang kalo di jakarta, kalo nggak kan bisa disempatkan ketem.
.-= Baca juga tulisan terbaru Dana Telco berjudul Option GTMax 3.6 =-.
Jun 15, 2009 @ 23:03:57
@Dana Telco,
wah, maaf banget, mas dana, ndak kabar2, hehe … harus ngikutin anak2 sih soalnya. insyaallah kalau ada acara ke jakarta lagi, kita sempatkan utk ketemuan.
Jun 14, 2009 @ 13:12:18
wahhh sepertinya seru sekali ya Pak. kelihatannya anak-anak benar-benar menikmati karya wisatanya.
huahahaha…aduh…ga tahan nih ketawa liat foto terakhir!!
.-= Baca juga tulisan terbaru casual cutie berjudul Staying Power, The Ultimate Eye Primer =-.
Jun 15, 2009 @ 14:13:06
@casual cutie,
iya, alhamdulillah, anak2 senag dan terhibur, mbak, meski mereka juga dibebani tugas penyusunan karya tulis. wakaka … kayaknya dia sedang pulas tidur, mbak cutie, hehe … sampai2 mulutnya menganga terus.
Jun 14, 2009 @ 12:18:50
wow, ada flying terpedonya. wah pasti seru nich pak jalan-jalannya ma anak-anak. saya sekali naik fliying terpedo, rasanya mual-mual he..he…
.-= Baca juga tulisan terbaru arifudin berjudul Tips membeli peralatan pendakian gunung =-.
Jun 15, 2009 @ 14:11:53
@arifudin,
doh, tubuh jadipegel2 dan ngilu, mas arif, habis naik tornado, haks.
Jun 14, 2009 @ 11:21:57
Study tour ya Pak, study (karya) sebentar, tournya (wisata) yang lama. He he he, kegiatan macam ini memang selalu jadi yang dinantikan oleh siswa sekolah. Sampe sekarang pun, orang yang kerja seperti saya masih mau study tour atau karya wisata.
Dufan, udah lama ga ke sana. Mungkin sudah 20 tahun, wuah udah lupa deh gimana dalemnya. Katanya, genting highland di Malaysia sini juga ga seberapa dibandingkan dengan dufan Pak.
Selamat berwisata Pak, kalo sempat main juga dong ke sini. Murah meriah aja.
.-= Baca juga tulisan terbaru Iwan Awaludin berjudul Ngajedog Di Larut Malam =-.
Jun 15, 2009 @ 14:11:15
@Iwan Awaludin,
yang pasti dufan sudah banyak sekali mengalami perubahan, pak iwan, apalagi jika dibandingkan dg keadaan 20 tahun yang lalu. wah, pinginnya sih mau juga ke malaysia, pak, mudah2an saja kesempatan itu datang, pak.
Jun 14, 2009 @ 09:02:25
selamt datang kembali ke kampung nak …

ehmmm…. sptny menikmati sekali dengan perjlanan itu pk
tornado memang pernah menelan korban, tp beritanya tak sempat keluar media
.-= Baca juga tulisan terbaru afwan auliyar berjudul Facebook di indonesia vs china =-.
Jun 15, 2009 @ 14:09:25
@afwan auliyar,
wah, ternyata berita tornado yang menelan korban itu beneran, ya, mas afwan? duh sempat ketar-ketir juga nih saat itu, hehe …