08Sep 2009 235 Comments22,400 pembaca
Web Sekolah dan Upaya Pencitraan Publik
Selama empat hari, Senin-Selasa (7-8 September) dan Rabu-Kamis (16-17 September), saya bersama sekitar 25 rekan sejawat dari sekolah lain mengikuti pelatihan pembuatan web sekolah berbasis joomla. Pelatihan ini terselenggara atas kerja sama antara Bidang Pendidikan Dasar Dinas Dikpora Kab. Kendal dan Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan (KTP) Universitas Negeri Semarang (Unnes). Pelatihan berlangsung di SMP 1 Brangsong.
Dalam sambutannya, Ketua Jurusan KTP Unnes, Budiono, menyatakan bahwa program kerja sama ini dimaksudkan untuk ikut membantu kiprah sekolah dalam upaya memanfaatkan piranti Teknologi, Informasi, dan Komunikasi dalam dunia pendidikan.
“Kami menawarkan menawarkan kerja sama dengan sekolah Bapak-Ibu untuk mengadakan pelatihan yang berkaitan dengan pemanfaatan TIK untuk kepentingan pendidikan dan pembelajaran. Kami yang menyediakan instruktur dan materinya secara gratis,” tegas Budiono didampingi Sekretaris Jurusan KTP Unnes, Heri Tri Luqman, dan Kasie SMP Bidang Pendidikan Dasar, Endi Listyo.
Pelatihan pembuatan web sekolah, lanjut Budiono, juga dimaksudkan untuk mendukung kebijakan Rencana Strategis (Renstra) Depdiknas dalam upaya mendorong sekolah agar memiliki web sebagai media online untuk memperkenalkan program-program sekolah kepada publik.
Ya, ya, apa yang dikemukakan oleh Ketua Jurusan KTP Unnes memang bisa dibilang sebagai sebuah terobosan langkah yang menarik dalam upaya mengakrabkan sekolah terhadap penggunaan TIK. Web sekolah, dalam pandangan awam saya, bisa menjadi media pencitraan publik yang tepat bagi sekolah yang bersangkutan di tengah berkembangnya dunia virtual seperti saat ini. Melalui web sekolah, berbagai program dan kebijakan sekolah pada era otonomi seperti sekarang ini, bisa diakses dan diikuti publik, sehingga bisa dijadikan sebagai rujukan bagi institusi pendidikan dalam melahirkan kebijakan dan program yang visioner dan mencerahkan.
Berkaitan dengan pembuatan web, sekolah memang bisa saja memanfaatkan jasa pembuatan web yang lebih menarik. Namun, langkah semacam ini dinilai tidak mencerdaskan dan memberdayakan warga sekolah dalam mengelolanya. Sekolah akan memiliki ketergantungan yang sangat tinggi kepada pihak pembuat sehingga tidak bisa leluasa dalam mengembangkan web yang sesuai dengan tuntutan dan dinamika sekolah yang bersangkutan. Dengan memegang admin secara mandiri, sekolah jadi lebih paham bagaimana mengusahakan langganan domain dan hostingnya, menginstal engine (joomla) yang hendak digunakan, atau meng-update web setiap saat. Cara semacam ini, selain lebih murah dan praktis, juga akan makin mengakrabkan warga sekolah dalam mengelola web yang telah dibuat.
Sudah jadi rahasia umum di negeri ini bahwa memelihara dan merawat sesuatu yang telah dibuat itu jauh lebih sulit ketimbang membuat atau membangunnya. Membuat web, saya kira sama mudahnya ketika kita membuat akun sebuah email. Hanya dengan mengikuti langkah-langkah dan tutorial yang ada, jadilah sebuah web. Namun, eksistensi sebuah web jauh akan lebih bermakna apabila diimbangi dengan kemampuan pengelolaannya secara simultan dan berkelanjutan hingga akhirnya menjadi sebuah web yang dirindukan banyak orang.
Inilah sebuah tantangan baru bagi sekolah ketika dunia di abad gelombang ini sudah menjadi sebuah perkampungan global. Web tak cukup hanya dilahirkan, tetapi juga perlu dibesarkan, dirawat, dan dipelihara dengan sentuhan sikap serius dan “istikomah” hingga akhirnya menjadi sebuah web yang benar-benar eksis dan mencerahkan. ***
Tulisan lain yang berkaitan:
Tulisan berjudul "Web Sekolah dan Upaya Pencitraan Publik" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (8 September 2009 @ 02:33) pada kategori Blog, Edukasi, Opini, Refleksi dan telah dikunjungi oleh 22,400 pembaca. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Jika tertarik dengan tulisan ini, silakan di-share/bookmark melalui jejaring berikut ini:













Feb 06, 2012 @ 05:53:00
Wah… Asyik dong bisa ikutan pelatihan, nambah ilmu dan nambah sahabat.
Feb 06, 2012 @ 05:54:22
Saya pernah daftar online di balitbang untuk ikut kegiatan seperti ini, tapi tidak berhasil terpanggil.
Feb 06, 2012 @ 05:55:31
Semoga suatu saat bisa ikut pelatihan juga.
Jan 22, 2012 @ 12:24:56
tentunya web sekolah yang dibutuhkan adalah yang informatif, selalu di update dengan content yang bermanfaat untuk semua, mungkin Pak Sawali bisa menjadi role model
Feb 06, 2012 @ 05:57:50
Tuntutan masyarakat terhadap mutu pelayanan pendidikan dari waktu ke waktu makin tinggi. Seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi yang semakin pesat, maka lembaga Pendidikan dalam berbagai tingkat dan jenjang pendidikan tidak lagi dapat berpangku tangan untuk melestarikan kemampuan budaya dan performen suatu sekolah, namun harus gigih melakukan inovasi perubahan dalam berbagai aspek agar tidak ditinggalkan oleh masyarakat yang hidup dalam pada era globalisasi.
Aug 16, 2011 @ 11:20:49
Setuju juga ada web di school….:)
Feb 06, 2012 @ 06:00:49
Salah satu upaya yang bisa dijadikan sebagai program unggulan best Practice sebuah Institusi Pendidikan Sekolah adalah pembuatan website Sekolah yang dipandang sebagai jembatan emas untuk meraih masa depan yang gemilang, terlebih di dalam website ini terdapat sistem yang memungkinkan pengawasan nilai siswa sebagai bahan evaluasi yang dapat dipantau oleh orang tua/wali diberbagai tempat yang pengolahannya dapat dilakukan secara online. Selain itu juga berbagai informasi sekolah yang menjadi daya tarik masyarakat dalam memandang citra sekolah.
May 25, 2011 @ 15:20:10
tapi jarang sekarang web sekolah yang bagus content + designm,karena rasa’a web sekolah sma kebawah hanya tampilan sederhana seperi blog karena tanpa biaya
Dec 22, 2011 @ 06:19:32
seharusnya dibuat yang maksimal yang nantinya dapat menghasilkan input yang lebih baik juga…
Jun 28, 2010 @ 15:10:46
gue juga setuju….
Oct 07, 2009 @ 09:29:34
setuju aja lah…
Oct 08, 2009 @ 22:53:26
matur nuwun, mas ahmad.
Sep 29, 2009 @ 20:14:40
Betul Pak, web yang dirindukan seperti punya bapak ini yang membuat orang lain terinspirasi..
Sep 29, 2009 @ 23:47:19
walah, jadi tersanjung, nih, mas, hehe … blog biasa saja, kok.
Feb 06, 2012 @ 06:02:39
Memang kenyataannya seperti itu Pak..
Sep 16, 2009 @ 10:43:51
Assalamu’alaikum,
Mudah-mudahan programnya berjalan dengan baik.
Kami di Cianjur ketinggalan jauh. Yang ada juga cuma lahir saja, tapi tidak ada kelannjutannya.
Salam buat rekan-rekan guru di Kendal
.-= Baca juga tulisan terbaru Abdul Aziz berjudul Mintalah Agar Diberi Hati yang Lain ! =-.
Sep 17, 2009 @ 01:01:30
@Abdul Aziz,
wa’alaikum salam. terima kasih support dan apresiasinya, mas aziz.
Sep 15, 2009 @ 20:09:47
Web Sekolah yang berlabel resmi memang sering jadi dilema. Pemerintah melalui jardiknas sudah ngragati pendiriannya, tapi tidak sedikit web tersebut yang dibiarkan kosong mlompong. Yang ada isine paling mung profil. Sebabe apa iki, pak?
Sep 17, 2009 @ 01:02:56
@M Mursyid PW,
itulah yang jadi tantangan. poak mursyid. agaknya pengelolaan web perlu dilakukan secara kolektif agar tak kehabisan energi. kalau hanya 1 atau 2 orang pemegang adminnya, bisa mangkrak ndak terurus, hehe …
Sep 14, 2009 @ 13:21:00
tetuju…memang selayaknya harus di maksimalkan gak cuman untuk gaya2an
.-= Baca juga tulisan terbaru Ria berjudul Ali =-.
Sep 17, 2009 @ 01:03:39
@Ria,
bener sekali tuh, mbak ria. sia2 saja kalu web sekolah lahir hanya sekadar latah dan ingin gaya2an, hehe …
Sep 14, 2009 @ 10:52:27
Memang Pak, muales banget kadang2..
Sep 17, 2009 @ 01:04:21
@hot keyword,
walah, itu tantangan yang mesti disikapi secara serius, mas, hehe …
Sep 17, 2009 @ 09:05:21
@Sawali Tuhusetya, Siap Pak lah
Dec 22, 2011 @ 06:26:02
@Sawali Tuhusetya, lanjutkan…
Sep 14, 2009 @ 10:27:34
Saya juga sebenernya sudah buatkan web sekolah dengan joomla, tapi baru di web lokal. Mau tak aplod, tapi sekarang karena sudah ada guru tik baru, ya tak serahkan guru baru itu, eeee malah nggak di aplod aplod, piye jal. mosok ngenteni sing tuwo …..
.-= Baca juga tulisan terbaru rochman berjudul Workshop Nasional Linux Untuk Pendidikan =-.
Sep 17, 2009 @ 01:05:16
@rochman,
wah, itulah, pak jai, pengelolaan web sekolah agaknya butuh kolektivitas. pak jai perlu juga nih terlibat langsung. mimpin yang muda2, hehe …
Sep 14, 2009 @ 08:53:15
ikutan nimbrung lagi mas,, nech sekedar ngajak yang bunya blog buat tukeran link ajjah,biar blog aku laku..
makasih y mas kunjungannya waktu lalu.
Sep 17, 2009 @ 01:06:07
@jeparabloggrer,
hehe … iya, mas, makasih, makin banyak link, blog kita jadi makin dikenal banyak orang.
Sep 12, 2009 @ 12:08:51
selamat berakhir pekan Pak Sawali….wah…ga ngedate nih sama istri?? :”>
.-= Baca juga tulisan terbaru fashion and style berjudul Miu Miu Sparkle On =-.
Sep 17, 2009 @ 01:07:03
@fashion and style,
terima kasih mbak cutie. ngedate? apaan tuh, mbak? hehe … kok saya jadi jadul begini, yak, hehe …
Sep 12, 2009 @ 06:36:11
salah satu alasan kenapa saya memperjuangkan blog di sekolah.
karena sudah katrok kelola website sekolah. pejabat sekolah merasa siswa-siswanya pinter-pinter sehingga mampu untuk mengupdate situs. tapi lupa kalau yang pinter2 belum tentu (banyak) yang gak bisa kelola.
daripada maksa siswa-siswa kelola apalagi baca situs sekolah yang gak ada isinya mending kita ngeblog saja.
jadi seperti sebuah pilihan..
kalau siswa dipaksa kelola website sekolah maka siswa tak akan ada waktu untuk yang lain, manfaatnya cuma buat sekolah. dan sekolah gak akan sadar kalau banyak siswanya yang belum melek internet. karena saya yakin yang kelola paling siswa itu-itu saja.
sedang kalau siswa-siswa diminta ngeblog maka akan ada yang dijadikan bekal karya saat lulusnya nanti. ada hiburan ditengah padatnya belajar dan ngaji.
peduli amat dengan website sekolah, ada dana gak dikucurin.
saya pilih yang ke dua
Sep 17, 2009 @ 01:08:27
@novi,
kalau bisa sih dua2nya jalan, mas novie. biarkan para murid ngeblog, sedangkan web sekolah ditangani tim dari guru dan karyawan secara kolektif.
Sep 12, 2009 @ 01:13:43
Saya setuju sekali… web sekolah memang dapat mengangkat citra sekolah di mata publik, tapi sayangnya jarang (kepala) sekolah yang paham dan mendukung program macam gini. Padahal banyak sdm di sekolah yang mampu, tapi malah tidak mendapat dukungan. Yang banyak dipikirkan tentang citra (kepala) sekolah itu hanya muridnya lulus UN dan UN…
Selain itu, jika pun ada yang mempunyai web, biasanya hanya “obor blarak”, semangat di depan tapi akhirnya terbengkalai tak terawat seperti yang diulas teman-teman pada komen di atas.
Jangankan sekolah ya, banyak contoh lembaga-lembaga pemerintahan misalnya DEPDIKNAS (Pusat atau Provinsi) webnya aja jarang diupdate.
Sukses selalu buat Pak Wali… maaf nih baru mampir.
.-= Baca juga tulisan terbaru Atik berjudul ANDAI AKU BISA =-.
Sep 17, 2009 @ 01:09:36
@Atik,
bener sekali, bu atik. ketika saya iseng menawarkan pembelian domain dan hosting secara kolektif, banyak kasek yang ragu, bahkan apatis. doh, repot bener.
Sep 11, 2009 @ 23:54:38
betulmas, sekarang banyak web yang cuma ada satu posting terus ditelantarin gitu aja….,
padahal banyak cara untuk tetap eksist, yang penting ada kemauan untuk terus mengelolanya…
salam
.-= Baca juga tulisan terbaru cerita cinta berjudul Renungan Ramadhan: Mengenal Kematian =-.
Sep 17, 2009 @ 00:52:19
@cerita cinta,
salam juga, mas. saya kira fenomena seperti ini hampir terjadi di berbagai web sekolah, mas. perlu ada pengelolaan secara kolektif.
Sep 11, 2009 @ 23:38:51
kendala umumnya kata temen2 adalah lama loading
tetapi patut dipelajari lebih dalam
perlu plugin yang banyak
.-= Baca juga tulisan terbaru attayaya berjudul Ada Apa Dengan Mba Tisti??? =-.
Sep 17, 2009 @ 00:50:39
@attayaya,
kalao persoalannya loading, mungkin lebih gampang solusinya, bang atta. yang repot kalau penyakit malas utk sudah hinggap pada pemegang adminnya, hehe …
Sep 11, 2009 @ 23:05:25
Saya jadi teringat web kantor yang nggak pernah di-update. Memang betul. Membuat jauh lebih mudah daripada merawat dan memelihara. Admin yang tidak kreatif dan kurang mampu menulis hanya akan menjadikan web yang sudah ada tak ubahnya rumah tak berpenghuni.
Sep 17, 2009 @ 00:49:17
@racheedus,
hmm … rumah tak berpenghuni? wah, sebuah ungkapan dan analogi yang tepat mas rache, hehe …
Sep 11, 2009 @ 22:47:32
mantap pak!!! emang seharusnya sekoleh-sekolah di indonesia sudah go-online… agar dapat mengimbangi globalisasi…
blog yang bagus pak, salam kenal….
.-= Baca juga tulisan terbaru aurora berjudul palanta bubar =-.
Sep 17, 2009 @ 00:48:29
@aurora,
salam kenal juga, mas. idealnya memang demikian, mas. semoga dg web sekolah, info seputar dunia pendidikan di negeri ini jadi makin mudah diakses publik.
Sep 11, 2009 @ 16:25:40
ASsalamu’alaikum,
Amin ya Robbal Alamin, terima kasih Pak. Kita memang harus mengikuti perkembangan jaman agar tidak tertinggal,karena itu sekolah memang sudah harus memikirkan web sekolah, sebagai salah satu tempat membagi informasi. (Dewi Yana)
.-= Baca juga tulisan terbaru Dewi Yana berjudul Buku ke tiga saya : CUKUPLAH ALLAH =-.
Sep 11, 2009 @ 22:01:12
@Dewi Yana,
wa’alaikum salam, mbak yana, makasih juga atas support dan apresiasinya, mbak.
Sep 11, 2009 @ 15:57:37
Segala sesuatu yang namanya membuat itu mudah. Seperti membuat anak, mudah. Tapi merawat anak, sulit! Membuat blog atau situs mudah!Tapi merawat situs, ulit, apalagi tidak ada rencana matang dan tujuan yang hendak dicapai, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Oelh sebab itu, web sekolah jangan hanya dijadikan objek dan projek sesaat. Semoga sekolah2 di Indonesia bisa memiliki webnya masing2…Salam
.-= Baca juga tulisan terbaru Yanti Pedagang Tekwan berjudul Mengembalikan jati diri bangsa Indonesia =-.
Sep 11, 2009 @ 22:00:38
@Yanti Pedagang Tekwan,
betul sekali, mbak. btw, memang kita bisa dengan mudah membuat anak, ya, mbak, hehe ….
Sep 11, 2009 @ 15:03:27
Sudah jadi rahasia umum di negeri ini bahwa memelihara dan merawat sesuatu yang telah dibuat itu jauh lebih sulit ketimbang membuat atau membangunnya, rasanya ini yang paling berat untuk dilakukan.
.-= Baca juga tulisan terbaru achmad sholeh berjudul Madzhab Ngeblog =-.
Sep 11, 2009 @ 21:59:58
@achmad sholeh,
betul sekali, pak, semoga ini menjadi perhatian para pengelola web sekolah.
Sep 11, 2009 @ 13:17:16
Suami saya juga seorang pendidik seperti anda pak Sawali. Kebetulan suami saya bertugas sebagai guru TIK didaerah terpencil. Beliau sering juga “nggummun” (bahasa Indonesianya apa ya pak?) bahwa mengajar TIK didaerah yang tidak terjangkau komunikasi, ditambah komputer 5 dikeroyok 40 orang siswa itu seperti seorang pendongeng kelas kakap. Menceritakan sebuah teknologi yang benar2 asing. namun suami saya tidak kalah cerdik, beliau sering membuat semacam tutorial pendidikan TIK berbasis multimedia (film gitu pak). Kata suami saya sih, biar gak gaptek amat. Oleh sebab itu sekolah yang memiliki fasilitas lengkap, semoga tambah maju dan lebih kreatif…
Salam. Yanti
.-= Baca juga tulisan terbaru mengembalikan jati diri bangsa berjudul Mengembalikan jati diri bangsa Indonesia =-.
Sep 11, 2009 @ 12:40:51
wah wah makin mantap aja nih…sukses ya Pak Sawali bikin webnya!!:)>-
Sep 11, 2009 @ 21:50:35
@fashion and style,
terima kasih supportnya, mbak cutie.
Sep 11, 2009 @ 10:54:38
mwembikin web mungkin hal yang tidak terlalu susah namun untuk merawatnya dan memanfaatkan nya itulah yang menjadi tantangan lha kalo salah satu guru di sekolahan ada yang seperti pak Sawali mungkin akan terawat dan termanfaatkan kalo nggak yah embuh pak wkwkwkwkw
.-= Baca juga tulisan terbaru genthokelir berjudul Toto Rahardjo vs Toto Sugiharto =-.
Sep 11, 2009 @ 21:50:10
@genthokelir,
hehehe …. pengelolaan web sekolah agaknya butuh sikap kolektivitas, mas totok, supaya tdk sampai kehabisan energi.
Sep 11, 2009 @ 09:50:14
Kayanya gak cuma Web di sekolah deh yang mengalami hal seperti itu , banyak ragam proyek dikerjakan namun, pemeliharan dan pengelolaannya yg tidak berjalan atau kontinyu, jadi ya, bisa dianggap suatu kelatahan atau cuma takut dikatakan ketinggalan mode atau trend…[-(
.-= Baca juga tulisan terbaru yulian berjudul Menjelang lebaran……. =-.
Sep 11, 2009 @ 21:49:17
@yulian,
itulah yang dikhawatirkan, mas yulian. jadi akan sia2 kalau web hanya dibuat berdasarkan trend sesaat, apalagi terjebak dalam kelatahan.
Sep 11, 2009 @ 09:50:02
.-= Baca juga tulisan terbaru roomeyda berjudul MESKI NGANTUK, TETEP SEMANGAT =-.
Sep 11, 2009 @ 21:48:29
@roomeyda,
ironis, ya, mas? hehe ….
Sep 11, 2009 @ 09:48:48
wah berita baru niy,,, di dunia pendidikan ya :-w
saya harap jangan cuma tawuran aja donk [-(
buat web gitu kek,,,,
.-= Baca juga tulisan terbaru berita dunia berjudul MULAN JAMELA, DEHIDRASI SAAT PUASA =-.
Sep 11, 2009 @ 21:48:06
@berita dunia,
hehe … betul sekali, mas. mudah2an web sekolah bisa berdampak positif terhadap kemajuan dunia pendidikan.
Sep 11, 2009 @ 09:47:31
dunia online emang penting bagi semua seiring berkembangnya technologi… :-w
.-= Baca juga tulisan terbaru online blog berjudul TESCO ONLINE SHOPPING =-.
Sep 11, 2009 @ 21:47:27
@online blog,
betul sekali, mas, memang sudah saatnya sekolah punya web seiring dengan kemajuan teknologi di bidang info dan komunikasi.
Sep 11, 2009 @ 09:46:07
ketika sekolah punya WEB sendiri pastinya kelihatan sekolah itu maju dan berkualitas ya mas
.-= Baca juga tulisan terbaru kumpulan bisnis berjudul HUBUNGAN PAGE RANK DENGAN BISNIS ONLINE =-.
Sep 11, 2009 @ 21:46:42
@kumpulan bisnis,
harapannya sih begitu, mas, hehe …. mudah2an pembuatan web sekolah tak hanya sekadar latah dan ikut2an, hehe …
Sep 11, 2009 @ 09:44:47
.-= Baca juga tulisan terbaru roomen berjudul SAY GOODBYE TO BLOGSVERTISE =-.
Sep 11, 2009 @ 21:36:10
@roomen,
walah, yang jelas saya sangat setuju, mas roomen.
Sep 11, 2009 @ 09:21:36
Jangan hanya yang dibudidayakan itu ..Korupsi dan tindakan kriminal doang
tul gak……
Bnayk di sekolah-sekolah belum terbayang untuk memiliki web….padahal web itu penting untuk PROMOSI……
salam sehat dan tambah tinggi
Sep 11, 2009 @ 21:35:41
@BUNG bonafit suka badan tinggi,
betul banget itu, mas.
Sep 11, 2009 @ 05:41:10
Disamping sekolah yang memiliki web sendiri terlihat lebih berkualitas (profesional)dari segi informasi, juga supaya guru-gurunya yang masih gaptek juga mau belajar biar nggak kalah dengan muridnya yang sudah pada ngeblog dan facebook-an. Gitu kira-kira Pak.
Sep 11, 2009 @ 21:35:19
@Masnur,
betul banget tuh, mas nur. pembuatan web sekolah secara tidak langsung juga “memaksa” para guru utk mengakrabi dunia TI.
Sep 10, 2009 @ 22:04:14
semoga pendidikan di indonesia dapat terus meningkat
.-= Baca juga tulisan terbaru eja berjudul 5 Kantor perusahaan IT terbesar =-.
Sep 11, 2009 @ 21:34:31
@eja,
amiiin, mudah2an demikian, mas eja!
Sep 10, 2009 @ 22:03:52
Ayo perkenalkan web nya pak….
.-= Baca juga tulisan terbaru imoe berjudul …akhirnya… =-.
Sep 11, 2009 @ 21:34:09
@imoe,
web sekolah saya masih dalam proses pembuatan, mas imoe. tunggu tanggal lainnya, ya, hehe …
Sep 10, 2009 @ 21:22:08
betul Pak. dengan web masyarakat akan lebih mengenal sekolah yang dituju. hal ini tentu akan membantu pemasaran program, prestasi sekolah. sehingga sekolah jadi lebih mahsyur meskipun di daerah terpencil
memang kendala terbesar adalah perawatan. masih banyak sekolah-sekolah yang memiliki pengajar bertitel S.Kom namun webnya tidak terurus. bahkan masih numpang domain..
perlu adanya peran penting dinas terkait untuk hal ini. mungkin perlu diadakan lomba desain web antar sekolah dulu biar para kepala sekolah termotifasi
Sep 11, 2009 @ 21:33:34
@FARHAN,
wah, kalau ide lomba web antarsekolah, jelas itu ide bagus, farhan, saya setuju itu biar sekolah saling berkompetisi.
Sep 10, 2009 @ 21:18:45
sepakat, pak sawali. sekolah butuh web, tapi harus jelas tujuan dan pengelolaannya supya tak mubazir. supaya tak menuh-menuhin jagat maya aja. he2.
.-= Baca juga tulisan terbaru haris berjudul Remaja dan Hasrat Berteman =-.
Sep 11, 2009 @ 21:32:34
@haris,
hehehe …. betul banget itu, mas haris, memang akan terasa sia2 kalau buat web sekolah, tapi akhirnya mangkrak ndak terurus.
Sep 10, 2009 @ 19:00:00
harus bisa indonesia harus menjadi negeri maju
.-= Baca juga tulisan terbaru beauty and fashion berjudul Kate Moss Love Poltock & Walsh =-.
Sep 11, 2009 @ 21:25:37
@beauty and fashion,
wah, kalo yang ini pasti saya sangat setuju, mbak cutie, hehe ,,,,
Sep 10, 2009 @ 17:31:33
ide bagus selamaaaat mas Sawali yang baik semoga makin sukses yaaaa
.-= Baca juga tulisan terbaru KangBoed berjudul Gempa Yogyakarta =-.
Sep 11, 2009 @ 19:06:01
@KangBoed,
terima kasih apresiasinya, kangboed. yang baik.
Sep 10, 2009 @ 17:30:12
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fuuuuuullllllllllllllllllll
.-= Baca juga tulisan terbaru KangBoed berjudul Renungan Ramadhan : Tipuan Dunia =-.
Sep 11, 2009 @ 19:05:32
@KangBoed,
makasih salamnya, kangboed.
Sep 10, 2009 @ 14:01:23
penak yo…gratis…
.-= Baca juga tulisan terbaru cah ndueso berjudul sopo sing muni bener?mung rodok bener kek….tap… =-.
Sep 11, 2009 @ 19:05:07
@cah ndueso,
mau ikutan, ndak, mas? hehe ….
Sep 10, 2009 @ 11:09:50
wah.. lengkap amat kang :d/
.-= Baca juga tulisan terbaru AeArc berjudul Ironi – Ngabuburit bareng AeArc =-.
Sep 11, 2009 @ 19:04:42
@AeArc,
terima kasih apresiasinya, mas.
Sep 10, 2009 @ 10:51:11
rawat blog juga susah….
:d/
Sep 11, 2009 @ 19:04:19
@aji,
begitukah, aji? semangat dong, hehe …
Sep 10, 2009 @ 08:07:55
Salam
Semoga tidak hanya berhenti di pelatihan dan pembuatan ya Pakde yang penting tindak lanjut dan kontinuitasnya, dan biasanya itu kelemahan kita, semoga tidak demikian, bikan semata0mata karena citra tapi skill yang ingin dibangun. Amin
Sep 11, 2009 @ 19:03:52
@nenyok,
salam juga, mbak ney. iya nih, mbak, semoga web sekolah yang dibuat bisa terus berkelanjutan dan ter-update secara rutin.
Sep 10, 2009 @ 04:28:45
Sebagai pemula, saya masih belajar untuk memelihara web. Walaupun masih acak2an. Tapi, pelatihan yang anda ikuti, membuat saya menjadi ingin mengikuti pelatihan2 seperti anda.
Sep 11, 2009 @ 19:03:11
@Estiko,
saya juga baru belajar bikin web berbasis joomla, mas estiko. makasih apresiasinya.
Sep 10, 2009 @ 04:02:56
Idem ah.. dengan ‘pitik ngguyu’ di atas..
.-= Baca juga tulisan terbaru dhoni berjudul Welcome to Join The Forum of Ayam Ketawa =-.
Sep 11, 2009 @ 19:02:20
@dhoni,
hehe … ayam ketawa dan mas donni kan satu grup, toh, hehe …
Sep 10, 2009 @ 03:59:53
:d
Soal web, semakin disinau ngerasa makin bodho, Pak..
Mugi dengan web sekolah, pelibatan monitoring oleh publik, sekolah-sekolah dan publik dapat saling mencerahkan lebih maksimal, bertular kualitas menjadi semakin maju, tidak hanya materi, terutama soal semangat pendidikannya.
*masikbercitajadiguru*
.-= Baca juga tulisan terbaru ayamketawa berjudul Sepintas Cara Pengembangbiakan Ayam Ketawa =-.
Sep 11, 2009 @ 19:01:47
@ayamketawa,
amiiin, terima kasih support, apresiasi, dan masukannya, mas donni.
Sep 10, 2009 @ 03:38:28
wahhh sippp deh mas
joomla ya, ayo setelah tu kita buat web bareng
.-= Baca juga tulisan terbaru sigma berjudul " Kesehatan Manusia " =-.
Sep 11, 2009 @ 19:01:06
@sigma,
iya nih, mas sigma, makasih support dan apresiasinya.
Sep 10, 2009 @ 00:58:12
merawat emang sulit pak,web joomla ya?aku belajar bikin gak jadi jadi,he he
Sep 11, 2009 @ 19:00:30
@maxall,
betul sekali, mas maxall. ttg wengine joomla, saya juga baru belajar nih, mas, hehe …
Sep 09, 2009 @ 23:48:05
sekolah harus punya web..pak sawali jadi admin nantinya.he2
Sep 11, 2009 @ 18:59:47
@noersam,
hehe … kalau memang sdh ada yang lain, saya cukup membantu aja, mas nersam. biar temen2 lain yang jadi pemegang admin utamanya.
Sep 09, 2009 @ 23:14:50
Seharusnya ini merupakan program yang sangat bagus sekali.
Tetapi realita di lapangan, jangankan sekolah, guru saja yang terjun ke dunia weblog sangat sedikit.
Selain itu saya sering mendapatkan web maupun blog buatan sekolah yang sangat jarang sekali diupdate. Kalaupun diupdate biasanya isinya terlalu menjemukan. Sehingga tidak jarang pengunjungnya tidak bertambah-tambah lantaran merasa jenuh dan bosan dengan materi yang diberikan.
Sep 11, 2009 @ 18:58:55
@alamendah,
terima kasih masukannya, mas alamendah, semoga hal ini mendapatkan perhatian tersendiri bagi pangelola web sekolah.
Sep 09, 2009 @ 22:41:41
Konten yang berkesinambungan alias rajin diupdate, ini yang menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola web sekolah. Tak mudah memang, tapi dengan kesungguhan seluruh elemen sekolah semoga banyak web sekolah yang kontennya terus diperbarui.
.-= Baca juga tulisan terbaru indra kh berjudul Ngabuburit =-.
Sep 11, 2009 @ 18:56:23
@indra kh,
betul sekali, mas indra. terima kasih supportnya, semoga web sekolah yang kami buat nanti bisa terawat secara serius dan berkelanjutan.
Sep 09, 2009 @ 19:19:45
Meson Jumilah karo WordPress kayane kok penak WordPress to pak jane?
:d/:d
.-= Baca juga tulisan terbaru Wandi thok berjudul 090909 =-.
Sep 11, 2009 @ 18:55:36
@Wandi thok,
wordpress memang lebih gampang dan praktis, pak. tapi ndak salah juga kok kita nyba mempelajari joonla.
Sep 09, 2009 @ 19:16:08
Akhir pelatihane dho dadi pora pak?
:-?
.-= Baca juga tulisan terbaru Wandi thok berjudul 090909 =-.
Sep 11, 2009 @ 18:54:54
@Wandi thok,
pelatihan masih berlanjut hari rabu dan kamis minggu depan, pak wandi.
Sep 09, 2009 @ 19:13:58
Mahku entuk sodaqohan hostingan sangka pak Andy.web.id pak ning urung di TL, insya alloh didadekne sch.id
Sep 11, 2009 @ 18:54:26
@Wandi thok,
wah, mantab dong, pak wandi. jadi iri, hehe …
Sep 09, 2009 @ 19:06:07
Kayane wingi kae aku yo entuk undangane pak, ning ura isa melu merga lara. (pilek-watukndotcom)
(
Sep 11, 2009 @ 18:53:55
@Wandi thok,
oh, ya? ndak apa2, pak wandi. semoga pilek-watukndotcom-nya bisa segera hengkang, hehe …
Sep 09, 2009 @ 18:26:13
bener sakali pak …
memelihara dan mnegembangkan web jauh lebih bermakna ketimbang hanya membuat web ……
.-= Baca juga tulisan terbaru afwan auliyar berjudul Filosofi Makan bisa bervariasi =-.
Sep 11, 2009 @ 18:53:09
@afwan auliyar,
saya kira bener sekali, tuh, mas afwan.
Sep 09, 2009 @ 17:27:04
waah…bagus itu programnya
organisasi saya PKK,Dekranas juga punya web…tapi yang ngopeni yang nggak telaten…segudang kegiatan kadang kadang lewat.
Sep 11, 2009 @ 18:52:45
@dyah suminar,
wah, repot juga kalau pemegang adminnya hanya orang tertentu, bu. bisa2 kehabisan energi utk mengelolanya, hehe …
Sep 09, 2009 @ 13:58:16
memang seharusnya begitu pak…:d
.-= Baca juga tulisan terbaru gus_rohman berjudul Alasan Do’a Tak dikabulkan =-.
Sep 11, 2009 @ 18:51:46
@gus_rohman,
hehe … bener banget tuh, gus.
Sep 09, 2009 @ 13:34:35
berbahagialah yg py sekolah kreatif begini… dulu zaman saya skul komputer cuma bisa diliat, gmn tidak wong 1 biji buat 42 anak
.-= Baca juga tulisan terbaru diah pramesti berjudul Anda Punya Masalah?? Berbahagialah… =-.
Sep 11, 2009 @ 18:51:16
@diah pramesti,
terima kasih supportnya, mbak diah. wah, kalau sekarang rata2 sekolah sudah punya perangkat komputer yang jauh lebih memadai meski belum semaunay terkoneksi internet.
Sep 09, 2009 @ 13:33:26
Sekolah saya juga ada webnya tapi yang ngurusin admin ITnya
gurunya nggak ada waktu hehehe *ngeles*
.-= Baca juga tulisan terbaru ajengkol berjudul Komitment Cinta =-.
Sep 11, 2009 @ 18:49:59
@ajengkol,
wah, agaknya pemegang adminnya perlu diperbanyak, mbak ajeng, agar ndak kehabisan energi, hehe …
Sep 09, 2009 @ 13:32:06
Smoga guru-guru di Indonesia bisa seperti Bapak…
.-= Baca juga tulisan terbaru ulfa berjudul Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang =-.
Sep 11, 2009 @ 18:49:25
@ulfa,
walah, saya baru sebatas belajar dan belajar kok, mbak ulfa, hehe ….
Sep 09, 2009 @ 13:15:34
Wah lagi belajar joomla pak.. saya juga lagi nyoba2..
Memang betul pak.. sekolah pada saat ini sudah membutuhkan website dalam rangka pengembangan mutu pendidikan..
.-= Baca juga tulisan terbaru azaxs berjudul The New World Order =-.
Sep 11, 2009 @ 18:48:41
@azaxs,
iya nih, mas azaxs. saya jadi penasaran juga terhadap engine yang satu ini.
Sep 09, 2009 @ 12:39:27
kantor dinas saya yang notabene pusat informasi industri malah belum punya web :”>
.-= Baca juga tulisan terbaru tomy berjudul SUPATA NUSANTARA =-.
Sep 11, 2009 @ 18:48:02
@tomy,
ayo, pak tomy, sudah saatnya diprovokasi, tuh, hehe …
Sep 09, 2009 @ 12:32:24
Saya pikir, sependapat dengan pak sawali. Sekarang jamannya sudah berubah, sekolah memang sudah harus memikirkan web sekolah, sebagai salah satu tempat membagi informasi pada publik.
.-= Baca juga tulisan terbaru suhadinet berjudul Qaisra Shahraz-Perempuan Suci (The Holy Woman) =-.
Sep 11, 2009 @ 18:47:38
@suhadinet,
betul banget, pak suhadi. dengan adanya web sekolah, info2 penting dari sekolah bisa dengan mudah diakses oleh publik sehingga bisa memberikan nilai tambah buat sekolah.
Sep 09, 2009 @ 12:20:59
kebanyakan web sekolah yang sudah dibuat tidak dirawat lagi,pak… sepertinya bukan pelatihan pembuatan yang diadakan, tapi pelatihan perawatan web…:)
.-= Baca juga tulisan terbaru muji berjudul Mengembalikan Jati Diri Bangsa =-.
Sep 11, 2009 @ 18:46:28
@muji,
hehe … mungkin itu tahap II, mas muji. pelatihan ini memang baru ditujukan bagi sekolah yang memang belum punya web, kok.
Sep 09, 2009 @ 11:13:43
saya juga harus belajar Joomla nih. selama ini masih pake WordPress dan Blogspot saja.
.-= Baca juga tulisan terbaru Dawam Multazam berjudul Mencari Blogpreneur Sejati =-.
Sep 11, 2009 @ 18:45:28
@Dawam Multazam,
hehe … joomla memanbg agak rumit, mas deno, itulah yang bikin penasaran, hehe ….
Sep 09, 2009 @ 11:13:31
Saya sekarang lagi mengalami kesulitan pengelolaan web kampus saya sendiri pak… berbagai kesibukan telah menjadi alasan sehingga web kampus itu pun menjadi terbengkalai. Semoga memperoleh formula yang pas untuk dapat memperbaikinya kembali…
Sep 11, 2009 @ 18:44:50
@vizon,
wah, repot juga, ya, bang, semoga mendapatkan energi dan semangat utk menrawat dan mengelolanya kembali, bang.
Sep 09, 2009 @ 10:45:40
merawat dan melestarikan web jauh lebih sulit ketimbang saat pertama kali membuatnya pak.
.-= Baca juga tulisan terbaru galuharya berjudul Jangan lupa Olip =-.
Sep 11, 2009 @ 18:44:05
@galuharya,
memang bener, mas galuh, kenyataan seperti itulah yang sering terjadi.
Sep 09, 2009 @ 10:44:35
Ok sip mas. terus bagikan ilmu, semoga mendapatkan balasannya kelak. amin
.-= Baca juga tulisan terbaru translate indonesia berjudul Translate Indonesia | Murah !!! =-.
Sep 11, 2009 @ 18:43:39
@translate indonesia,
kterima kasih support dan apresiasinya, mas.
Sep 09, 2009 @ 09:32:08
Waw keren sekali memberikan instruktur dengan materi yang gratisan.. Salut-salut
>-
.-= Baca juga tulisan terbaru dhodie berjudul deBlogger Berbagi di Bulan Suci =-.
Sep 11, 2009 @ 22:05:08
@dhodie,
hehe … iya, mas dhodie. mudah2an kerja sama semacam ini bisa terus berlanjut.
Sep 09, 2009 @ 06:05:05
Hidup onLine,.
Sep 11, 2009 @ 18:43:10
@aLe,
mantab, mas ale.
Sep 09, 2009 @ 04:50:12
menurut saya yang perlu ditingkatkan adalah fungsi web
sekolah itu sendiri…………….
jangan cuma diisi yang2 standar aja tapi rajin update juga
demi kepentingan siswa biar gak mubazir
Sep 11, 2009 @ 18:42:53
@peluang usaha,
sepakat banget, mas, sebaiknya memang demikian.
Sep 09, 2009 @ 02:57:15
benul pak..
memelihara lebih sulit dari pada mbuat.
baik itu website ataupun anak…
hehehe
.-= Baca juga tulisan terbaru JAUHDIMATA berjudul Peta Mudik 2009 (Pulau Jawa) =-.
Sep 11, 2009 @ 18:42:22
@JAUHDIMATA,
mas abied? haks, kok dikaitkan juga dengan masalah anak, kekeke ….
Sep 09, 2009 @ 01:55:39
Kita memang bisa bikin tetapi kadang-kadang tidak dapat merawat. Mudah-mudahan peserta pelatihan pembuatan web sekolah nantinya bisa membuat dan merawat web sekolah. Saya sendiri pernah coba instal joomla tetapi merasa ribet. Mungkin karena tidak terbiasa saja.
Sep 11, 2009 @ 18:41:49
@kombor,
amiiin. wah, joomla memang rumit, mas arid, saya juga lagi memmpertimbangkan nih, enaknya pakai wp atau joomla utk web sekolah.
Sep 09, 2009 @ 01:10:27
ironisnya ni pak… beberapa sekolah yang saya tahu punya web sama sekali ngga terawat,.. kadang malah hosting dan domainnya expired,.. mungkin karena transfer teknologinya “kurang” atau pelaku dunia pendidikan khususnya disekolah masih “ogah”.. yaa harapannya semua jadi lebih baik pak
Sep 11, 2009 @ 18:41:03
@firman,
wah, itulah repotnya kalau bikin web sekolah belum didasari pertimbangan dan niat yang benar, mas firman, hehe … hanya berlaku setahun sampai2 masa expired berlalu sama sekali ndak ada yang tahu. doh!
Sep 09, 2009 @ 00:49:55
Kalo membangun, memang soyogianya merawat. Toh, web sekolah juga akan memberikan manfaat tak terhingga bagi sekolah itu sendiri. Jadi mengapa tak diurus jika memang bisa…????
.-= Baca juga tulisan terbaru zenteguh berjudul Beta Ethniki 2009-10 =-.
Sep 11, 2009 @ 18:39:31
@zenteguh,
betul sekali, mas teguh. semoga saja para pengelola web sekolah tetep bersemangat utk merawat dan memeliharanya sehingga bermanfaat bagi banyak orang.
Sep 09, 2009 @ 00:12:32
setuju,pentingnya lagi bagaimana pengelolaannya bisa mencapai hasil yang optimal ntuk sekolah yang besangkutan
.-= Baca juga tulisan terbaru nyegik berjudul Hikmah di balik musibah gempa =-.
Sep 11, 2009 @ 18:38:43
@nyegik,
iya, mas nyegik. pengeelolaan web sekolah agaknya perlu melibatkan banyak warga sekolah agar ndak kehabisan energi.
Sep 08, 2009 @ 23:53:20
kok g’ wordpress aja pak… heheh
Sep 11, 2009 @ 18:37:53
@zoel,
hehe … kebetulan saja sedang pingin belajar joomla juga, bang zoel. pakai joomla atau wp, sedang dalam pemikiran, hehe ….
Sep 08, 2009 @ 23:45:54
ini sebenarnya yang saya suka dari mas Sawali.. tetap semangat dan eksis terus yaaa
Sep 11, 2009 @ 18:36:58
@KangBoed,
hehe … makasih support dan apresiasinya, kangboed.
Sep 08, 2009 @ 23:43:58
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fulllllllllllllllllllllllllll
Sep 11, 2009 @ 18:36:23
@KangBoed,
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang juga, kangboed, sahabatku yang baik.
Sep 08, 2009 @ 23:26:25
benar juga yah pak…,,web di X sekolahku malhikdua juga begitu adanya bahkan hampir gak ke urus entah kenapa…ckckckck huufffff..dan itu yang bikin webmalhikdua sepi pengunjung
.-= Baca juga tulisan terbaru saifuna berjudul JEJAK RAMADLAN =-.
Sep 11, 2009 @ 18:35:52
@saifuna,
hehe … mudah2an saja teman2 malhik2 kembali bersemangat utk mengurus dan mengelola web sekolahnya, mas saif.
Sep 08, 2009 @ 22:45:05
selain bisa membuat juga harus bisa mengelola secara sustainable pak.. dan dimanfaatkan sebesar2nya untuk mencerdaskan guru dan siswa, mencerdaskan Indonesia!
*istanahosting.com support joomla lho pak.. monggo kalo ada yang butuh hosting hehehe*
.-= Baca juga tulisan terbaru detx berjudul Eddy Gunawan Santoso =-.
Sep 11, 2009 @ 18:35:03
@detx,
terima kasih supportnya, mas. informasi itu sudah saya sampaikan ke teman2 kok, mas dion, tapi hal itu akan sangat bergantung pada kebijakan kepala sekolahnya. terima kasih infonya, mas.
Sep 08, 2009 @ 22:08:46
benar pak..
lebih mudah membuat daripada merawat
sering terjadi pada fasilitas umum yang banyak baru dibangun namun beberapa saat sudah banyak yang rusak atau tidak dirawat dengan baik..
menurut mas sawali sendiri, lebih suka wordpress apa jomla..??
.-= Baca juga tulisan terbaru annosmile berjudul Touring Dengan Stop Dreaming Start Action =-.
Sep 11, 2009 @ 18:34:01
@annosmile,
benar sekali, mas anno. doh, kalau saya sih sudah kadung jatuh cinta sama wordpress, hehe … tapi tampilan joomla juga ndak kalah oke, tuh. jadi malah bingung sendiri, haks.
Sep 08, 2009 @ 21:59:22
wah mantapp tenan
kapan2 saya diajak kegioatan kayak geto ya pak!!!
.-= Baca juga tulisan terbaru SEOnesia berjudul Mencoba belajar SEO =-.
Sep 11, 2009 @ 18:32:53
@SEOnesia,
hehe … ini juga berkat kebaikan dari temen UNNES, mas.
Sep 08, 2009 @ 20:50:58
Konon, ilmu itu akan lebih bermanfaat kalau diamalkan.
(
Semoga, Pak Wali berkenan menjadi admin ISPI yang menggunakan joomla.
He..he…
Sep 11, 2009 @ 18:32:20
@deni,
doh, pak deni. saya belum punya nyali utk mengelola web berbasis joomla, pak, apalagi web sebuah organisasi sekelas ISPI, hehe …
Sep 08, 2009 @ 19:15:24
wah, ini langkah yang baik sekali, pak satu. web yang dapat diakses secara global memang sangat dibutuhkan sebagai media pencitraan publik. haregene eksistensi itu penting sekali tho, pak? dan bagaimana kita akan dikenal bila terus bersembunyi dari kemudahan teknologi. selain itu, pembuatan web secara mandiri akan memberikan manfaat edukasi bagi pengelolanya. saya menarik iktibar dari blog, satu contoh yang sangat sederhana. nah, apalagi sebuah web yang diasuh oleh beberapa orang sekaligus. pasti jauh lebih bermanfaat.
.-= Baca juga tulisan terbaru marshmallow berjudul Asisten Centil =-.
Sep 11, 2009 @ 18:31:35
@marshmallow,
betul sekali, mbak yulfi. web yang melibatkan banyak orang, pasti hasilnya akan lebih baik.
Sep 08, 2009 @ 17:54:31
joomla mantap bang
banyak juga sekolah yang mengajarkan pembuatan blog bagi murid2nya
Sep 11, 2009 @ 18:30:48
@attayaya,
hehe … bener juga, bang atta. saya jadi makin penasaran dg engine ini, hiks.
Sep 08, 2009 @ 16:03:24
moga jurusan TIK makin maju ajah…
.-= Baca juga tulisan terbaru a-chen berjudul Lidah =-.
Sep 11, 2009 @ 18:30:12
@a-chen,
amiin, dan tak hanya TIK saja, mas. jurusan lain juga perlu nih, hehe …
Sep 08, 2009 @ 16:01:28
Iya tuh web sekolahku pun sekarang mandeg greg
Sep 11, 2009 @ 18:29:35
@buwel,
ayo dong, jalan lagi, mas. komandonya lebih kenceng, ya, hehe …
Sep 08, 2009 @ 15:09:46
Semoga dengan adanya web sekolah, dapat memajukan kualitas pendidikan ya Pak, dengan semakin mudahnya akses terhadap pengetahuan dan materi pelajaran
Sep 11, 2009 @ 18:29:04
@Generasi Patah Hati,
amiin, mudah2an demikian, mas fadhiel.
Sep 08, 2009 @ 14:15:39
Setelah web jadi, yang paling berperan adalah SDM untuk memajukan web tsb agar berdaya guna, begitu khan pak guru??
.-= Baca juga tulisan terbaru Khairuddin syach berjudul Membangun Dinding Bukan Jembatan =-.
Sep 11, 2009 @ 18:25:14
@Khairuddin syach,
betul sekali, mas khai, mungkin akan lebih bagus jika banyak warga sekolah yang terlibat dalam mengelolanya.
Sep 08, 2009 @ 13:46:24
Assalamu’alaikum,
Sebuah progam yang bagus, semoga berkelanjutan. (Dewi Yana)
Sep 11, 2009 @ 18:24:20
@Dewi Yana,
terima kasih support dan apresiasinya, mbak yana.
Sep 08, 2009 @ 13:14:15
mantap mas..
sukses yooo
.-= Baca juga tulisan terbaru okta sihotang berjudul Say WAR to PENGAMEN yang kurang AJAR =-.
Sep 11, 2009 @ 18:23:59
@okta sihotang,
terima kasih supportnya, mas okta.
Sep 08, 2009 @ 11:57:16
Sepakat, penting juga kontinyuitas (halah, sok nganggo boso angel,kangelan dewe dadine)
Semoga yang mengikuti pelatihan bener-bener suka TI, jadi setelah mengajar 24 jam masih ada tenaga lebih buat 1 jam apdet web sekolah
>-
.-= Baca juga tulisan terbaru Pradna berjudul Kampanye Linux untuk Lomba Blog Opensource =-.
Sep 11, 2009 @ 18:23:34
@Pradna,
betul sekali, mas pradna, pengelolaan web sekolah, agaknya perlu melibatkan warga sekolah yang lain. tak hanya ditangani guru, hehe … apalagi di tangan 1 orang, hiks.
Sep 08, 2009 @ 11:31:51
mangstafff ini cara tutorialnya, apalagi saia lihat potonya sudah menggunakan Joomla 1.15, jadi pengen ikutan belajar bersama..
Sep 11, 2009 @ 18:22:12
@gajah_pesing,
wah, saya sangat yakin, mas fay jauh lebih baik pemahamannya ttg engine joomla. ya toh?
Sep 08, 2009 @ 11:30:15
web sekolah memang kadang- kadang jarang di update, seperti web sekolahku alislamjoresan.sch.id sejak saya buka pertama kali sampai sekarang masih tetp hijauuu seperti itu, tulisannyapun tetepp sperti itu, andaikan web tersebut diurus, alangkah lebih baik
.-= Baca juga tulisan terbaru riffrizz berjudul Nethek =-.
Sep 11, 2009 @ 18:21:21
@riffrizz,
nah, seperti itulah yang kita khawatirkan, mas rifky,
Sep 08, 2009 @ 10:33:30
ya sudah saatnya warga sekolah sendiri, membangun, dan mengelola sendiri sebuah web sekolah sebagai tanda kemandirian.
.-= Baca juga tulisan terbaru arifudin berjudul Gathering PonorogoZone =-.
Sep 11, 2009 @ 18:20:38
@arifudin,
saya kira benar, mas arif. cara semacam itu lebih mencerdaskan ketimbang menggunakan jasa pembuatan web.
Sep 08, 2009 @ 10:00:06
:d kalau disini ada pasti aku juga ikut,…:d/
.-= Baca juga tulisan terbaru dameydra berjudul Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan =-.
Sep 11, 2009 @ 18:19:58
@dameydra,
hehe … sekolah mas dameydra kan sudah ada webnya toh?
Sep 08, 2009 @ 09:07:30
Kegiatannya positip, tapi setelah jadi web sekolah dan hampir tak amati pada jarang update lain dengan yang ada di blog personal.
Soale sing nangani (guru) do sibuk sendiri…, jadi webnya mangkrak..
BTW mari kita cerdaskan sekolah kelalui IT…:d/
.-= Baca juga tulisan terbaru tuyi berjudul Pakaian Baru Bermerk Harga Murah =-.
Sep 11, 2009 @ 18:19:26
@tuyi,
kenyataan seperti itu memang yang selalu terjadi, mas tuyi. agaknya, pemegang adminnya perlu diperbanyak, hehe … biar ndak kecapekan, hiks.
Sep 08, 2009 @ 08:44:36
Wah mantap programnya Pak… semoga terus berlanjut ya
… Andai saja waktu saya sekolah dulu ada program seperti ini pasti saya sudah ngeblog dari dulu
… terima kasih infonya dan kunjungan pertama saya neh… Salam kenal…
.-= Baca juga tulisan terbaru Desain Lansekap berjudul Tips Membuat Taman Minim Perawatan =-.
Sep 11, 2009 @ 11:13:10
@Desain Lansekap,
terima kasih support dan apresiasinya, mas.
Sep 08, 2009 @ 07:49:22
Komentarku kok dowo koler2 Pak…
Maape mumpung puasa yo.
Sakjane malah ono limang mono tapi komentarku tak kompres…
.-= Baca juga tulisan terbaru marsudiyanto berjudul Bukan Ini, Bukan Itu, Bukan Ini Itu =-.
Sep 11, 2009 @ 11:12:27
@marsudiyanto,
hehe … pakai software winzip atau winrar ya, pak, hehe ….
Sep 08, 2009 @ 07:48:05
web sekolah sing lancar rata2 tidak dikelola sendiri Pak. Guru mulang 24 jam wis mendem gadung…
Kudune ngangkat tenaga khusus atau ya jasa pihak lain.
Nek tak delok web sekolah rata2 wis nganggo sch.id tapi isine ajeg dan jenderung mandeg.
Sing terjadi permasalahane sama:
1. Sing nduwe materi / bahan ora paham IT
2. Sing nangani rak nduwe bahan meh diisi opo
3. Rak ono komunikasi antara poin 1 dan 2
4. Kompensasine minim, dadi meh cawe2 males
5. akeh lah…
Aku dewe durung nduwe dedikasi, jek seneng ngoyak dolar sing luwih manis ketimbang sch.id
. Terserah nek meh do ngarani…
Nyatane inilah saya… Realistis wae.
.-= Baca juga tulisan terbaru marsudiyanto berjudul Bukan Ini, Bukan Itu, Bukan Ini Itu =-.
Sep 11, 2009 @ 11:11:39
@marsudiyanto,
itu dia yang jadi persoalam, pak mar, bagaimana caranya agar web sekolah bisa tetep ter-update di tengah banyaknya keterbatasan, agaknya perlu ada sinergi semua warga sekolah, pak, sehingga bisa saling mengisi dan tak kehabisan energi.
Sep 15, 2009 @ 12:40:43
@Sawali Tuhusetya,
Mungkin guru yang nangani web sekolah harus dibayar dolar biar manis gitu ya pak, biar guru-guru yang nangani semangat. Mestinya harus dianggarkan dalam RAPBS, semacam petugas khusus yang ngopeni web sekolah.
.-= Baca juga tulisan terbaru rochman berjudul ME =-.
Sep 08, 2009 @ 07:16:52
Saya jadi teringat tentang tulisannya Pak Ono W. Purbo yang menginginkan semua sekolah wajib terhubung ke internet…
Semoga dengan dibuatnya web sekolah, masyarakat bisa mudah mengetahui sekolah yang bagus dan berkualitas…
.-= Baca juga tulisan terbaru Dharma berjudul PENERIMAAN CPNS LIPI 2009 =-.
Sep 11, 2009 @ 11:09:03
@Dharma,
betul sekali, mas dharma. dalam soal kepedulian terhadap dunia pendidikan, kiporah kang onno tak perlu diragukan lagi.
Sep 08, 2009 @ 07:05:54
memang benar apa kata guru, kami punya web sekolah di http://mantanggeung.web.id …
belum lama sih, tapi keterbatasan pengelola menjadikan web sekolah ini jarang di update
salam
.-= Baca juga tulisan terbaru amsi berjudul Dominasi Broker Online Trading dalam Transaksi BEI =-.
Sep 11, 2009 @ 11:07:54
@amsi,
hehehe ,,, memang kenyataan seperti itulah yang umum terjadi, mas.
Sep 08, 2009 @ 06:54:49
Selamat pagii pak!! kayanya saya harus setuju ama comment pertama… lagipula bayangkan jika smua terkomputerisasi… pasti pihak sekolah akan dimudahkan! bisa lebih terfokus ama KBM dibanding urusan administrasi hahha…
semoga pendidikan di Indonesia maju jaya selalu!
oia malingping itu di banten pak! hehehe kincirnya buatan bapak saya… dibuat karena dekat pantai angina besar…. kami berharap kincir itu dpt mengaliri listrik bagi desa2 disana yg blm menikmati listrik
.-= Baca juga tulisan terbaru bima berjudul Foto – Foto Malingping =-.
Sep 11, 2009 @ 08:38:41
@bima,
terima kasih support dan apresiasinya, mas bim. oh, ya, malingping ternyata ada di banten, yak? wah, kincir anginnya pasti akan banyak manfaatnya itu, mas. salut!
Sep 08, 2009 @ 06:43:06
Kok kayaknya instrukturnya kalah pinter ama pesertanya
Sep 11, 2009 @ 08:37:04
@Pencerah,
doh! mas pencerah?
Sep 08, 2009 @ 06:18:45
Memang konsistensi mengisi itu penting
:d. Soalnya biasanya demenyar, lagi anyar semangat setelah itu males.
>-:-?
.-= Baca juga tulisan terbaru lovepassword berjudul Merdeka Merdeka Merdeka !!! ( Antara Socrates dan Epicurus ) =-.
Sep 11, 2009 @ 08:34:49
@lovepassword,
hmm … demenyar itu kayaknya sudah mewabah dio berbagai lapis dan lini masyarakat, ya, mas love?
Sep 08, 2009 @ 05:55:34
Saya terlibat dalam pembangunan situs web eks SMA saya sejak tahun 2000, Pak dan benar kata Pak Sawali, yang repot itu pengelolaannya, bukan pembuatannya
Entahlah, tapi menurut hemat saya, situs web SMA yang baik itu harusnya dihandle secara profesional, dibentuk tim yang bertanggung jawab penuh dalam pemeliharaan meski ya itu tadi susahnya… butuh biaya
.-= Baca juga tulisan terbaru DV berjudul Happy Birthday, Joyce! =-.
Sep 11, 2009 @ 07:54:27
@DV,
wah, salut juga nih sama mas dhony, sdh menjadi perintis web fi almamaternya. memang benar, mas, agaknya pengelolaan web tdk bisa dilakukan sambil main2, tapi harus serius dan total.
Sep 08, 2009 @ 04:37:29
mari kita dukung bersama untuk kemajuan bersama
.-= Baca juga tulisan terbaru andif berjudul Download Artikel =-.
Sep 11, 2009 @ 07:52:57
@andif,
sepakat, mas felani, hehe … terima kasih!
Sep 08, 2009 @ 04:34:01
sekolahane pak sawali saya yakin punya web…
soale ada gurunya yg begawan blogger nuswantara
.-= Baca juga tulisan terbaru ciwir berjudul Jual Uang Baru =-.
Sep 11, 2009 @ 07:52:13
@ciwir,
hehe …. baru mau beli domain dan hostingnya, mas santri, hehe …
Sep 08, 2009 @ 04:27:23
egri sekali pak, Sudah jadi rahasia umum di negeri ini bahwa memelihara dan merawat sesuatu yang telah dibuat itu jauh lebih sulit ketimbang membuat atau membangunnya.
Nyaris di semua bidang yg sy tau, baik itu di perusahaan swasta lokal apalagi di pemerintahan.
Investasi hanya sbg proyek. Sedangkan di perusahaan asing dan multinasional beda banget. Mereka jauh lebih aware, misalnya mrk mau selalu menganggarkan anggaran untuk kontrak maintenance sistem2 peralatannya.
.-= Baca juga tulisan terbaru JiMI berjudul Nindy ft Dide Hijau Daun ~ Akhirnya =-.
Sep 11, 2009 @ 07:50:00
@JiMI,
sungguh merisaukan memang, mas jimi, kalau etos kerja bangsa kita seperti ini, hehehe … pembangunan terus dipacu, tapi lantaran tak ada kemauan baik utk memeliharanya, pembangunan yang dilakukan dg susah-payah itu akhirnya jadi ancur. doh!
Sep 08, 2009 @ 04:24:56
.-= Baca juga tulisan terbaru Sarimin berjudul Siapa Yang Menulis Linux Dan Siapa Yang Memberi Dukungan =-.
Sep 11, 2009 @ 07:01:06
@Sarimin,
siplah, mas sarimin!
Sep 08, 2009 @ 04:20:46
betul sekali, untuk masalah konten yang bisa berkesinambungan dan mengajarkan sesuatu yang bermanfaat jauh lebih sulit dan memerlukan persiapan khusus disamping energi dan endurance yang tidak pernah lelah pak…,
.-= Baca juga tulisan terbaru suryaden berjudul Ekonomi mudik Kerakyatan =-.
Sep 11, 2009 @ 07:00:38
@suryaden,
begitulah, mas surya, semnoga ini mendapatkan perhatian tersendiri dari para pengelola web sekolah.
Sep 08, 2009 @ 03:51:00
benar Pak, yang banyak saya temui selama ini adalah masalah pada perawatan yang pemaksimalan fungsi web sekolah sebagai sebuah media untuk kepentingan sekolah yang bersangkutan. sepertinya cuma asal ada dan ikut tren. sayang sekali.
kami saat ini juga lagi mengembangkan sebuah sistem evaluasi berbasis web yang bisa diakses oleh orang tua, dan berbagai level akses lainnya, menyangkut laporan nilai siswa, kehadiran, dll. tapi sepertinya bakal terkendala di titik yang sama, pengelolaan secara kontinyu oleh sekolah yg bersangkutan.
Sep 11, 2009 @ 06:57:17
@pakacil,
begitulah, pakacil, selain terjebak pada sikap latah, pembuatan web sekolah agaknya belum diimbangi dengan kemampuan yang cukup darim pengelolanya utk bisa meng-uopdate secara rutin.